Konflik Manusia dan Buaya Terjadi Lagi, Johan Diseret, Anaknya Terlempar dari Perahu

Konflik manusia dan hewan terjadi di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Editor: Giri
TeeFarm dari Pixabay
Ilustrasi. Konflik manusia dan hewan terjadi di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Seorang pemancing diseret buaya. 

TRIBUNJABAR.ID, NUNUKAN – Konflik manusia dan hewan terjadi di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Johan (40) warga Desa Tepian menjadi korban serangan buaya ganas di areal tambak di wilayah tersebut, Jumat (24/6/2022).

Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan untuk wilayah Sembakung, Yusran, menuturkan, peristiwa itu terjadi antara pukul 14.00 hingga 16.00 Wita.

Saat itu Johan sedang menjala ikan bersama anaknya.

"Korban menjala ikan di wilayah hutan bakau, di pinggiran yang tidak jauh dari pertambakan warga. Saat itulah tiba tiba terjadi serangan buaya ganas. Korban diseret ke dalam air, sementara anaknya sempat terlempar dari perahu," ujar Yusran saat dihubungi.

Antara bingung, panik dan takut menjadi satu di benak si anak.

Baca juga: 9 Pemain Persib Bandung yang Belum Dapat Kesempatan di Piala Presiden, Tanpa Teja dan Daisuke

Ia pun berusaha sebisa mungkin menjauh dari perairan dan bergegas berenang ke pinggir, lalu berlari kencang ke areal tambak.

Di sana, ia meminta tolong dan mengabarkan bahwa ayahnya diserang buaya.

"Anaknya ini dalam kondisi seperti itu pasti bingung dan ketakutan. Dia cepat meminta tolong dan menunjukkan lokasi kejadian kepada warga. Hanya terlihat perahu korban di sana," tambah Yusran.

Wilayah kejadian yang berjarak hingga lima jam dari ibu kota kecamatan ini, kata Yusran, memang dihuni oleh predator air.

Baca juga: Ibu di Cianjur Tulis Surat untuk Jokowi, Pertanyakan Nasib Kasus Perampasan Nyawa Anaknya yang TKW

Di lokasi yang sama, sempat juga terjadi serangan buaya pada 2020.

Saat itu korban dibawa buaya dan tidak ditemukan.

‘’Kalau wilayah Sembakung memang masyarakat tidak asing dengan keberadaan buaya. Sementara korban masih dalam pencarian. Puluhan warga turun ke sungai dan semoga segera ditemukan,’’ kata Yusran. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved