Karyawan Alfamart Cirebon Ikuti Penyuluhan Antinarkoba, Bebas Narkoba Membuat Kinerja Meningkat

Puluhan karyawan Alfamart Cirebon tampak mengikuti penyuluhan antinarkoba, Kamis (23/6). Penyuluhan itu digelar di cabang Alfamart Plumbon Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Sejumlah karyawan saat mengikuti penyuluhan antinarkoba di kantor cabang Alfamart Plumbon Cirebon, Jalan Pangeran Antasari, Kabupaten Cirebon, Kamis (23/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Puluhan karyawan Alfamart Cirebon tampak mengikuti penyuluhan antinarkoba, Kamis (23/6/2022).

Penyuluhan itu digelar di cabang Alfamart Plumbon Cirebon, Jalan Pangeran Antasari, Kabupaten Cirebon, itu diikuti para karyawan dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Branch Manager Alfamart, Bambang EKo Budiyanto, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022.

Menurut dia, penyuluhan bagi para karyawan semacam itu dilaksanakan secara serentak di 32 kantor cabang Alfamart se-Indonesia.

"Kegiatan ini merupakan langkah preventif agar para karyawan tidak terlibat penyalahgunaan narkotika," kata Bambang EKo Budiyanto saat ditemui seusai kegiatan.

Dalam penyuluhan itu, Team Lost Preventive Alfamart juga menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para karyawan.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan komitmen Alfamart dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Pihaknya menegaskan, penyalahagunaan narkoba tidak memberikan manfaat apapun bagi para karyawan, tetapi justru memberikan dampak buruk.

"Bebas dari jeratan narkotika akan membuat kinerja terhadap perusahaan meningkat, dan tentunya apresiasi akan diberikan padanya," ujar Bambang EKo Budiyanto.

Bambang menyampaikan, Alfamart tidak memberikan toleransi kepada seluruh karyawan yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba.

Bahkan, mereka akan diberikan sanksi tegas berupa pemecatan, karena telah melanggar hukum, khususnya larangan penyalahgunaan narkoba.

"Kami juga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasusnya kepada aparat penegak hukum, dan mendukung untuk memberikan tindakan tegas," kata Bambang EKo Budiyanto. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved