Festival Kopi Nusantara yang Digelar PDI Perjuangan Diganjar Penghargaan Rekor MURI

Festival Kopi Nusantara yang digelar PDI Perjuangan belum lama ini, mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI)

Editor: Mega Nugraha
Dok. Istimewa
Puan Maharani bersama kader PDIP saat menghadiri pembukaan Festival Kopi Tanah Air 2022. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Festival Kopi Nusantara yang digelar PDI Perjuangan belum lama ini, mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Penghargaan rekor MURI diterima Megawati Soekarnoputri di sela Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta.

Pendiri MURI Jaya Suprana mengaky bangga menganugerahkan penghargaan rekor minum dan sulang kopi dengan peserta terbanyak secara hybrid.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, DPD PDI Perjuangan Jabar Inventarisasi Kader-kader Terbaik untuk Bertarung

“Untuk kesekian kalinya kami dengan bangga akan menganugerahkan piagam penghargaan kepada PDI Perjuangan yaitu rekor minum dan sulang kopi dengan peserta terbanyak,” kata Jaya di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (21/6).

Pemecahan rekor ini dilakukan saat Festival Kopi Nusantara yang digelar PDI Perjuangan beberapa saat lalu.

Ketua Panitia Festival Kopi Tanah Air Ono Surono mengatakan, uji rasa dan sulang kopi secara hybrid ini diikuti 4.000 peserta dan diselenggarakan selama tiga hari, sejak 27 - 29 Mei 2022.

"Acara ini diikuti sekitar 15 ribu orang secara langsung di GBK yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Ini peserta paling terbanyak dari liga-liga kopi yang ada sebelumnya," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar ini kepada awak media, Kamis (23/6).

Ono Surono menyebut, di Festival Kopi Nusantara, mencatatkan penjualan 1 kg kopi green beans senilai Rp 1 juta.

"Sampai jam 15.00, jumlah transaksi kopi dari semua booth sampai Rp 800 juta," kata Ono Surono.

Ono Surono berharap, Festival Kopi Nusantara yang diinisiasi PDI Perjuangan semakin menggeliatkan semangat anak muda untuk berkreasi di dunia perkopian.

"PDI Perjuangan mendorong ekonomi berdikari, maka aspirasi tersebut akan kami jalankan karena yang terpenting ini adalah kebangkitan kopi bagi kaum muda sebagai simbol kebangkitan nasionalisme Indonesia," pungkas Ono.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved