Umat Islam Garut Minta Dubes India Diusir, Kecam Politikus India yang Hina Nabi Muhammad

selain mengecam penghina Nabi Muhammad Saw, pihaknya juga menyoroti sikap diskriminatif yang dilakukan Pemerintah India terhadap umat Islam.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Aksi massa di Garut mengecam politikus India atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw, yang digelar di depan Gedung DPRD Garut, Rabu (22/6/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Massa yang tergabung dalam Forum Muslim Garut Bersatu (FMGB) menggelar aksi mengecam politikus India Nufur Sharma yang telah menghina Nabi Muhammad Saw.

Aksi pernyataan sikap bersama mengecam penghina Nabi Muhammad tersebut digelar di halaman Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (22/6/2022).

Mereka meminta DPRD Kabupaten Garut menandatangani kesepakatan bersama untuk mengecam sikap tidak terpuji dari politikus India tersebut.

"Kami meminta DPRD Garut bersama sepakat untuk mengecam juru bicara Partai Bharatiya Janati Party (BJB), partai penguasa India yang justru semakin menunjukkan sikap Islamofobia," ujar Ketua Aksi, Alfian M Fajul Arifin, saat diwawancarai Tribunjabar.id di lokasi.

Baca juga: Belum Sempat Disembelih, Puluhan Sapi di Cisurupan Garut Mati Terkena PMK, Peternak Dapat Uang Ganti

Ia menuturkan, selain mengecam penghina Nabi Muhammad Saw, pihaknya juga menyoroti sikap diskriminatif yang dilakukan Pemerintah India terhadap umat Islam.

Dalam aksi tersebut ada lima tuntutan yang disampaikan.

Salah satunya meminta PBB untuk konsisten sesuai resolusi anti-Islamofobia.

"Kemudian menuntut Mahkamah Pidana Internasional untuk serius mengusut dan mengadili rezim Narendra Modi atas genosida, kejahatan kemanusiaan atas kaum muslimin di sana," ucapnya.

Baca juga: Kasus Video Viral Anak Kasar ke Orang Tua di Garut, Begini Penjelasan Pelaku kepada Polisi

Pihaknya juga meminta agar Pemerintah Indonesia bisa memiliki sikap tegas atas apa yang terjadi di India.

Salah satunya memutuskan diplomasi dan memutuskan hubungan perdagangan dengan negara Bollywood tersebut.

"Kami juga meminta agar Dubes India diusir dari Indonesia," ungkapnya.

Massa dalam aksi tersebut menyeru kepada warga muslim di Indonesia agar bersama-sama melakukan langkah serius dalam menyikapi tragedi kemanusiaan yang ada di India.

"Kami juga menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia agar memboikot produk-produk India," ujarnya.

Menurut pantauan Tribunjabar.id di lokasi, sejumlah perwakilan dari peserta sudah memasuki ruangan rapat DPRD Garut.

Mereka meminta DPRD Garut menandatangani dan memberikan pernyataan sikap yang sama, yaitu mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di India. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved