Kamis, 28 Mei 2026

Zinedine Zidane Batal ke PSG, Kylian Mbappe Diduga Jadi Biang Kerok

- Kylian Mbappe baru-baru ini dianggap sebagai biang kerok utama kegagalan PSG mendapatkan tanda tangan Zinedine Zidane.

Tayang:
Editor: Ravianto
TWITTER.COM/CHAMPIONSLEAGUE
Bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, merayakan gol ke gawang Bayern Muenchen di Stadion Allianz Arena dalam babak perempat final Liga Champions 2020-2021, Rabu (7/4/2021) waktu setempat atau Kamis pukul 02.00 WIB. Kylian Mbappe baru-baru ini dianggap sebagai biang kerok utama kegagalan Paris Saint-Germain mendapatkan tanda tangan Zinedine Zidane. 

TRIBUNJABAR.ID, PARIS - Kylian Mbappe baru-baru ini dianggap sebagai biang kerok utama kegagalan Paris Saint-Germain mendapatkan tanda tangan Zinedine Zidane.

Sebelumnya, PSG dikabarkan sudah sangat dekat untuk bisa mendatangkan Zidane yang saat ini masih mengganggur.

Zidane sendiri diproyeksikan akan mengganti posisi Mauricio Pochettino sebagai pelatih baru tim berjuluk Les Parisiens tersebut.

AFP Photo
BERSALAMAN- Dalam foto November 2017 lalu, tampak Mauricio Pochettino (kiri) yang masih memegang Tottenham Hotspur, menyalami Zinedine Zidane yang masih memegang Real Madrid. Poch dipecat dari PSG, dan Zidane jadi kandidat kuat pengganti.
AFP Photo BERSALAMAN- Dalam foto November 2017 lalu, tampak Mauricio Pochettino (kiri) yang masih memegang Tottenham Hotspur, menyalami Zinedine Zidane yang masih memegang Real Madrid. Poch dipecat dari PSG, dan Zidane jadi kandidat kuat pengganti. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images) Mike Hewitt / GETTY IMAGES EUROPE / Getty Images via AFP)
Rekam jejak menawan yang dimiliki Zidane seakan membuat PSG tergiur untuk mendatangkan pelatih asal Perancis tersebut.
Hanya saja memang ada beberapa hal yang kemungkinan membuat Zidane enggan langsung menerima tawaran besar yang diajukan oleh PSG.

Dilansir Marca, salah satu hal terbesar yang menghalangi niat Zidane mau bergabung dengan Real Madrid adalah Kylian Mbappe.

Selama membesut Real Madrid, Zidane tercatat sudah mampu meraih berbagai kesuksesan besar termasuk membawa Los Blancos mengukir hattrick Liga Champions.

Di balik kesuksesannya tersebut, Zidane diketahui bukanlah sosok yang mudah diatur atau dicampuri urusannya oleh pihak lawan.

Meski sudah berpengalaman mengelola banyak pemain bintang, perintah yang diberikan Zidane tak bisa ditentang oleh siapapun ketika ia berada di ruang ganti.

Contoh paling terkenal dalam kasus Gareth Bale, dimana Zidane menyingkirkan pemain asal Wales itu sekalipun tengah berada di puncak karier terbaiknya.

Bahkan, pemain sekelas Cristiano Ronaldo yang memiliki kepribadian hebat nyatanya tak pernah terlihat berani untuk mendurhakai Zidane selama di Real Madrid.

Berkaca dari situasi contoh diatas, Zidane seakan ingin dirinya tidak ingin dicampuri oleh siapapun dalam menjalankan tugasnya termasuk oleh pemainnya sendiri.

Hal itulah yang barangkali menjadi beban pikiran Zidane ketika PSG datang kepadanya untuk menawarinya kontrak fantastis.

Keberadaan Mbappe yang mulai terlampau diluar batas termasuk berwenang menentukan pelatih baru hingga mengatur pemain yang direkrut PSG seakan membuat Zidane berpikir berulang kali sebelum menerima tawaran Les Parisiens.

Mbappe bisa saja mengganggu ruang ganti PSG dan mencampuri urusan Zidane ketika pelatih tersebut berada dalam situasi terpojok.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved