Sambara Catat 500 Ribu Transaksi Selama 2021, Bapenda Genjot Penggunaan Aplikasi untuk Bayar Pajak

Bapenda Jabar terus mendorong penggunaan teknologi digital agar digunakan oleh wajib pajak.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan.

Hal ini pun diiringi dengan kemudahan layanan yang ditawarkan dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital.

Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik, mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menjadi faktor penting yang harus berjalan berdampingan dengan upaya meningkatkan pendapatan daerah.

Sejumlah cara terus dilakukan, katanya, salah satunya pada awal Juni saat pihaknya menggelar operasi simpatik bekerja sama dengan instansi lain seperti kepolisian, Dishub, TNI, Jasa Raharja hingga perbankan.

Operasi simpatik yang dihelat serentak di 15 Samsat pada 7 hingga 9 Juni lalu, menyasar masyarakat yang belum membayar pajak kendaraannya.

Pendapatan dari program tersebut mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

“Meningkatkan pendapatan memang penting karena itu tugas kami. Tapi, menumbuhkan atau menguatnya kesadaran membayar pajak juga tak kalah penting. Ini juga misi kami,” kata dia, Selasa (21/6/2022).

Hal lainnya adalah penguatan aplikasi pembayaran yang sudah tersedia bernama Sambara.

Semua Samsat diminta terus menyosialisasikannya dengan masif meski penggunanya sudah sangat banyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved