Senin, 1 Juni 2026

Pemancing di Ciamis Bikin Heboh, Diduga Hanyut di Sungai Cirende, Ternyata Menginap di Rumah Nenek

Ade (32) warga Dusun Cibangban RT 06 RW 04 Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Ciamis, bikin heboh.

Tayang:
Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Berbagai potensi SAR bersama warga mencari seorang pemancing yang diduga jatuh di Sungai Cirende di Desa Bunter, Selasa (21/6/2022) siang. Ternyata korban ditemukan sedang berada di rumah neneknya sekitar lima kilometer dari lokasi pencarian. (Dok. Pusdalops BPBD Ciamis) 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Ade (32) warga Dusun Cibangban RT 06 RW 04 Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Ciamis, bikin heboh.

Sebelumnya, dia sempat diduga hilang saat memancing di Sungai Cirende yang berada di Dusun Cibangban RT 05 RW 04 Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Senin (20/6/2022) sore.

Korban berangkat dari rumah untuk memancing di Blok Leuwi Bokor sekitar pukul 14.00. Namun, dia tak juga pulang hingga pukul 17.30.

Pihak keluarga kemudian memberitahu warga yang kemudian dilaporkan ke kepala dusun setempat.

“Malam harinya, warga sempat melakukan pencarian tapi tidak ditemukan,” ujar Yayan Babeh, relawan SAR dari Pusdalops BPBD Ciamis kepada Tribun, Selasa (21/6/2022).

Tapi di sekitar tempat Ade memancing, menurut Yayan, ditemukan alat pancing dan tas. Juga ada sepeda motor.

Maka, muncul spekulasi, Ade diduga terjatuh dan tenggelam di Sungai Cirende. Warga sempat melakukan pencarian sampai pukul 23.00 tapi tak ditemukan.

Pencarian dilanjutkan dengan melibatkan berbagai potensi SAR pada Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Kelompok Pakar DPRD Kabupaten Karawang Dorong Anggota DPRD Bicara Jabatan Kosong di ASN

“Setelah mendapat informasi, kami langsung ke lokasi tadi siang. Sekitar pukul 12.00 pencarian resmi dilakukan dengan melibatkan berbagai potensi SAR,” kata Yayan.

Menurut Yayan, pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Cirende dari arah Leuwi Bokor sejauh dua kilometer dengan mengunakan empat perahu karet.

Pencarian juga dilakukan dengan penyisiran di darat sepanjang alur sungai yang melibatkan relawan gabungan dan warga.

“Sekitar pukul 14.20 korban ditemukan. Ditemukan, tetapi tidak di sungai melainkan di darat,” katanya.

Baca juga: Rencana Pembangunan Museum Kepurbakalaan di Sumedang Sedang Dikaji, Lokasi Sudah Ditentukan

Menurut Yayan, korban ditemukan sedang berada di rumah neneknya sekitar lima kilometer dari lokasi. Ada warga yang menginformsikan korban sedang tidur di rumah neneknya.

Korban diduga depresi.

Yayan mengatakan, pencarian dihentikan pada pukul 14.30. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved