Breaking News:

BPK RI Temukan Penggunaan Anggaran di Cianjur yang Tak Sesuai, Tambah Waktu Pemeriksaan 15 Hari

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menambah waktu 15 hari untuk melaksanakan pemeriksaan penggunaan anggaran di Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2021.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kantor Inspektorat Kabupaten Cianjur di Jalan Raya Bandung-Cianjur. BPK RI menambah waktu untuk memeriksa laporan keuangan Pemkab Cianjur tahun 2021. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menambah waktu 15 hari untuk melaksanakan pemeriksaan penggunaan anggaran di Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2021.

Kepala Inspektorat Cianjur, Cahyo Supriyo, mengatakan, BPK RI memerlukan data tambahan dari hasil temuan yang dilakukan di Kabupaten Cianjur.

Priyo tak menampik BPK RI menemukan beberapa hal yang tak sesuai di beberapa dinas.

"Tak ada yang sempurna, pasti ada temuan, sebagai contoh misalkan untuk jalan dari ketebalannya sekian ternyata kurang. Hal tersebut tentu harus diperbaiki," ujar Cahyo ditemui di Kantor Inspektorat Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, Senin (20/6/2022).

Cahyo mengatakan, ada pendapat dan kekurangan bahan yang perlu dilengkapi makanya BPK RI perlu hadir lagi di Cianjur.

"Jadi mereka melakukan penambahan waktu 15 hari, sudah pulang hari Jumat kemarin. Mereka akan bahas hasil dan akan dikembalikan lagi laporannya ke kita," katanya.

Baca juga: Bupati Sumedang Minta Penelitian Penemuan Fosil Dibukukan, Berisi tentang Hal Ini

Baca juga: Bobotoh Persib Bandung Sukabumi Sepakat Stadion Dikosongkan Malam Ini, Juga Tiadakan Nobar Terpusat

Cahyo mengatakan, jika BPK RI menemukan kekurangan maka pihak terkait harus mengembalikan kerugian negara melalui kas daerah.

Saat ditanya apakah ada pemeriksaan yang bersifat urgen, ia berpendapat bahwa semua pemeriksaan itu bersifat urgen.

"Dari pemeriksaan itu dibahas tim BPK RI nanti, nah temuannya nanti bisa diperbaiki atau tidak, itu pemeriksaan menyangkut semua baik fisik maupun nonfisik," katanya. (fam)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved