Selasa, 14 April 2026

Pilpres 2024

Lebih Bangsawan, Alasan NasDem Pilih Jenderal Andika Perkasa dari pada Erick Thohir jadi Capres 2024

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyatakan bahwa Andika Perkasa dipilih karena dianggap sosok yang lebih bangsawan.

Editor: Ravianto
(Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa)
Jenderal Andika Perkasa, Selasa (24/5/2022). (Youtube Jenderal TNI Andika Perkasa) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Partai NasDem buka suara alasan lebih memilih Jenderal Andika Perkasa dibandingkan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi calon presiden 2024. Padahal, keduanya memiliki perolehan suara yang sama dipilih Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). 

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyatakan bahwa Andika Perkasa dipilih karena dianggap sosok yang lebih bangsawan.

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan, berkaos putih) mengunjungi exclusive lounge Bale TelkomGroup di Bukit 360 Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Sabtu (19/3).
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan, berkaos putih) mengunjungi exclusive lounge Bale TelkomGroup di Bukit 360 Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Sabtu (19/3). ()

Selain itu, Eks Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu juga sosok yang lebih berintegritas.

"Kenapa pilihannya Pak Andika lebih kepada faktor kualitatif approach. Kualitatif approach itu variabel tentang komitmen kebangsaan. Variabel tentang bagaimana integritasnya. Itu yang kami jadikan bukan masalah kualitas," kaya Willy kepada wartawan, Sabtu (18/6/2022).

Willy menerangkan bahwa Partai NasDem sedari awal mengusung tiga nama capres tak berbasikan akumulasi suara terbanyak. Sebaliknya, partai besutan Surya Paloh itu lebih mengedepankan pendekatan kualitatif.

"Tadi malam dalam rapat variabel yang paling menonjol kita discuss untuk kita musyawarahkan adalah variabel yang lebih kualitatif. Jadi kualitatif approach," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Partai NasDem telah resmi mengusung tiga nama calon presiden (capres) pada kontestasi pemilihan presiden 2024 mendatang. Adapun nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih menempati urutan teratas.

Baca juga: Jawaban Tegas Ganjar Pranowo setelah Masuk Daftar Capres 2024 Partai NasDem: Gitu, Ya

Nama Anies Baswedan paling banyak dipilih oleh anggota DPW Partai NasDem. Kemudian, disusul oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Saya akan bacakan penetapan rekomendasi nama-nama bakal calon Presiden Republik Indonesia, yang pertama Anies Baswedan, Muhammad Andika Perkasa, dan ketiga Ganjar Pranowo," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat mengumumkan tiga nama figur di agenda penutupan Rakernas NasDem, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Paloh mengatakan bahwa ketiga nama yang diusung itu merupakan hasil rapat pleno atas usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang disampaikan dalam rapat kerja nasional (Rakernas).

Surya Paloh juga menegaskan ketiga nama yang diusung tersebut nantinya akan ditentukan hanya menjadi satu untuk calon presiden.

"Seandainya kursi presiden itu ada 3, ketua umum tidak perlu berpikir lagi, tapi karena ini hanya satu, UU juga memilih satu," kata Paloh.

Lebih lanjut, Paloh menambahkan pihaknya akan mengumumkan satu nama yang akan ditetapkan dirinya untuk diusung oleh NasDem. Kendati begitu, dirinya belum dapat dipastikan kapan dan di mana akan diumumkan.

"Insha Allah akan kita tetapkan satu, waktu dan tempatnya kita cari hari baik dan bulan baik," tukasnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved