Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Sekda Pastikan Rumah Sakit se-Kota Cirebon Siap Tangani Pasien Covid-19

Kasus Covid-19 di Kota Cirebon tampaknya muncul kembali setelah beberapa waktu terakhir dinyatakan nol kasus atau zero case

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kasus Covid-19 di Kota Cirebon tampaknya muncul kembali setelah beberapa waktu terakhir dinyatakan nol kasus atau zero case.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Cirebon, saat ini terdapat empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih diisolasi di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, hingga kini Pemkot Cirebon masih memonitor perkembangan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSD Gunung Jati Kota Cirebon Tambah Kapasitas Ruang Perawatan

Bahkan, pihaknya memastikan seluruh rumah sakit pemerintah maupun swasta yang menjadi rujukan di Kota Cirebon siap merawat pasien terpapar Covid-19.

"Ruang isolasi hingga ICU khusus Covid-19 di seluruh rumah sakit rujukan juga siap menerima pasien," kata Agus Mulyadi saat ditemui usai melepas Kafilah MTQ Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (18/6/2022).

Ia mengatakan, saat situasi terburuk pun ruangan lainnya siap dialihfungsikan untuk merawat pasien Covid-19, sehingga daya tampungnya bertambah.

Selain itu, Pemkot Cirebon juga telah menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 dalam belanja tak terduga (BTT) untuk tersting, tracing, treatment, dan lainnya.

Karenanya, pihaknya memastikan Pemkot Cirebon sudah bersiap untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, yakni melonjaknya kasus Covid-19.

"Namun, kami berharap, kondisi semacam itu tidak terjadi di Kota Cirebon. Kalau pun terjadi, kami sudah siap," ujar Agus Mulyadi.

Baca juga: Setelah Dua Bulan Nol Kasus, RSD Gunung Jati Kota Cirebon Kembali Tangani 3 Pasien Covid-19

Agus menyampaikan, bertambahnya kasus Covid-19 juga terjadi di daerah lainnya, karena munculnya subvarian omicron BA.4 dan BA.5.

Namun, ia mengakui hingga kini belum diketahui varian virus yang menyerang empat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.

"Kami juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaannya, karena saat ini muncul kasus baru," kata Agus Mulyadi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved