Sejarah Majalengka

Asal-usul Majalengka Disebut Kota Pensiun, Dulu Jam 8 Malam Pusat Kota Sepi, Ini Kata Pegiat Sejarah

Majalengka dikenal juga dengan nama Kota Pensiun. Ini asal usulnya kata pegiat sejarah.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pulau Lalu Lintas di kawasan Bunderan Bola Dunia, Majalengka kota yang baru selesai dibangun, Rabu (5/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka merupakan daerah di sebelah timur Jawa Barat.

Saat ini, Majalengka dikenal dengan sebutan Kota Angin atau Kota Seribu Curug (air terjun).

Namun di sisi lain, daerah ini juga kiranya dikenal juga dengan julukan 'Kota Pensiun'.

Julukan itu khususnya melekat di sebagian benak masyarakat Majalengka.

Pegiat Sejarah Majalengka, Nana Rohmana mengatakan, tidak ada catatan sejarah pasti tentang siapa orang yang pertama kali menyematkan julukan Kota Pensiun.

"Enggak begitu hafal, ya, siapa yang pertama kali ngasih julukan itu. Tapi saya sudah dengar julukan Majalengka 'Kota Pensiun' itu sekitar tahun 80-an," ujar Nana kepada Tribun, Sabtu (18/6/2022).

Pria yang kerap disapa Naro itu menyampaikan, julukan Majalengka Kota Pensiun diduga karena daerah tersebut pada masa itu dikenal sebagai kota yang sepi dan minim aktivitas.

Tak ayal, jika orang dari luar daerah datang ke Majalengka merasa keheranan dengan aktivitas malam hari Majalengka.

"Disebut Kota Pensiun karena Majalengka memang terkenal dengan daerah yang sepi. Makannya orang luar daerah pas datang ke sini pasti kaget, karena jam delapan malam sudah sangat sepi," ucapnya.

Selain itu, kata Naro, banyaknya orang yang memilih pulang kampung setelah pensiun menjadi salah satu alasan Kabupaten Majalengka dijuluki 'Kota Pensiun'. 

"Terus orang Majalengka pas dulu mah kebanyakannya pada merantau, ada yang jadi pejabat di luar Majalengka bahkan di luar pulau. Nah ketika mereka sudah tua dan pensiun biasanya baru pada pulang lagi ke Majalengka," ucap dia.

Menurutnya, setelah puluhan tahun merantau untuk bekerja di luar daerah, masyarakat kembali pulang ke Majalengka setelah memasuki masa pensiun.

"Memang sangat cocok bagi para pensiunan tinggal di Majalengka, suasananya adem dan tentram. Malah dulu mah kalau udah jam delapan malam jalanan suka dipakai warga untuk beraktivitas," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved