BNNP Jabar Musnahkan Barang Bukti Ganja dan Sabu-sabu, Pelaku Edarkan Pakai Jasa Ekspedisi

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jabar memusnahkan barang bukti penyalahgunaaan narkotika berupa 39,6 kilogram ganja dan 1.309 gram sabu-sabu

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA
Ekspos dan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja dan sabu, hasil pengungkapan BNNP Jabar sepanjang Mei-Juni 2022, di Kantor BNNP Jabar, Kamis (16/6/2022). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat memusnahkan barang bukti tindak kejahatan penyalahgunaaan narkotika berupa 39,6 kilogram ganja dan 1.309 gram sabu-sabu


Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan BNNP Jabar selama periode Mei-Juni 2022.


Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol. M. Arief Ramdhani mengatakan, dari hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja pada 31 Mei 2022.


Barang bukti tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Bekasi - Subang dan sekitarnya. Dalam kasus tersebut, pihaknya mengamankan tiga orang tersangka yaitu, AJ, RE, dan BS. 

"Ketiganya kita persangkakan dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara sampai dengan seumur hidup," ujarnya dalam ekspos kasus dan pemusnahan barang bukti di Kantor BNNP Jabar, Kota Bandung, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Polrestabes Bandung Amankan Puluhan Pohon Ganja yang Ditanam di Rumah, Pelaku Jual Ganja Via Online


Sedangkan hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, yang diselundupkan dalam paket, menggunakan jasa ekspedisi, terjadi pada 1 Juni 2022.


Dengan pengiriman barang bukti dari wilayah Medan menuju Bogor, untuk diedarkan di wilayah Bogor. Dari kasus tersebut, pihaknya mengamankan dua tersangka yakni, DR dan DH.


Keduanya pun dipersangkakan dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara sampai dengan seumur hidup.


Terkait kronologi pengungkapan narkotika jenis ganja, berawal dari adanya informasi masyarakat akan terjadi transaksi narkotika jenis ganja di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kemudian, petugas bergerak ke lokasi dan melakukan profilling.


"Modusnya yakni para tersangka membawa narkotika jenis ganja yang disamarkan dengan kopi, menggunakan mobil untuk diedarkan di wilayah Bekasi-Subang," ucapnya.


Ia menerangkan bahwa tim bergerak cepat setelah mendapatkan informasi tersebut bahwa transaksi akan dilakukan di Rest Area KM 19 A Tol Cikampek-Bekasi Barat. 


"Tim kemudian berhasil mengamankan tersangka saat sedang melakukan transaksi narkoba di lokasi tersebut," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved