Samin Tan Diputus Bebas di Kasus Dugaan Suap pada Anggota DPR, KPK Akan Upayakan Peninjauan Kembali

Kendati demikian Ghufron mengatakan KPK menghormati putusan majelis hakim kasasi MA yang memvonis Samin Tan tidak bersalah.

Editor: Ravianto
Ist/tribunnews.com
Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (PT BLEM), Samin Tan divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengkaji kemungkinan untuk mengajukan upaya Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan bebas pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk Samin Tan yang dikuatkan oleh Mahkamah Agung (MA).

"Semuanya masih proses pengkajian, kami menunggu dulu putusan salinan tertulisnya secara resmi supaya kami kemudian dapat bisa menentukan langkah lanjut PK atau tidak," ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Foto Samin Tan saat ditangkap dua penyidik KPK.
Foto Samin Tan saat ditangkap dua penyidik KPK. (Foto Istimewa)

Kendati demikian Ghufron mengatakan KPK menghormati putusan majelis hakim kasasi MA yang memvonis Samin Tan tidak bersalah.

"Sekali lagi kami menghormati putusan dari majelis hakim ya, karena itu ranah dan otoritas dari Mahkamah Agung apakah akan mengabulkan atau menolak kasasi KPK," katanya.

Diberitakan, kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK terhadap pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk Samin Tan mesti kandas.

MA menilai Samin Tan tidak terbukti menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eni Maulani Saragih.

“Putus, tolak,” bunyi amar putusan dikutip dari website resmi MA, Senin (13/6/2022).

Putusan itu diambil tiga hakim agung yaitu Suharto, Ansori, dan Suhadi.

Perkara tersebut bernomor 37/Pid.Sus-TPK/2021/PN.JKT.PST. 

Putusan tolak itu diambil pada Kamis (9/6/2022) pekan lalu.

Diketahui, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutus bebas Samin Tan dalam kasus suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hakim menilai Samin Tan tidak terbukti menyuap mantan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Maulani Saragih sebanyak Rp5 miliar. 

Hakim menyatakan Samin Tan merupakan korban pemerasan Eni. 

Selain itu, dalam kapasitasnya sebagai pihak swasta, pemberian gratifikasi dari Samin Tan belum diatur dalam undang-undang tipikor.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved