Pilpres 2024

Ketika Ganjar Pranowo Mengaku Sering "Dijewer" Megawati: Kalau Ada Anak Nakal, Wajar Dijewer Ibunya

Dalam perjalanan karier politiknya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku kerap dinasihati oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Editor: Hermawan Aksan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Dalam perjalanan karier politiknya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku kerap dinasihati oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Bagi Ganjar Pranowo, nasihat Megawati seolah jeweran seorang ibu. 

"Kalau ada anak nakal wajar. Dijewer ibunya, iya. Saya dijewer Ibu Mega sering. Waktu itu dimarahin, 'Hei robnya diberesin. Iya," kata Ganjar dikutip tayangan Aiman di Kompas TV, Senin (13/6/2022).

Politikus PDI-P itu menyatakan, nasihat dari Megawati itu kemudian diterima sebagai masukan untuk bekerja lebih baik.

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa Turut Salatkan Eril di Gedung Pakuan

Ganjar menganggap, Megawati memintanya untuk bekerja lebih baik sebagai gubernur karena ada pekerjaan yang belum terselesaikan, yaitu masalah banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah.

"Jadi ada banyak perintah-perintah, pesan-pesan yang disampaikan kepada kita ketika kita menjalankan (tugas) tidak baik," ujar dia.

Menurut catatan Kompas.com, Megawati pernah menasihati Ganjar soal banjir rob ada pada saat acara pelatihan bencana gempa bumi dan tsunami oleh PDI Perjuangan, Rabu (4/8/2021).

Saat itu, Megawati mengingatakan Ganjar soal banjir rob yang kerap terjadi di pesisir utara Jawa Tengah.

"Tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar, jadi kalau masih mendengarkan saya, nah ini, itu kan dari awal kamu saya jadikan (gubernur), kamu kan sudah pernah toh saya omongi urusan Pelabuhan Semarang dan sebagainya," kata Megawati saat itu.

Baca juga: Ibu-ibu Relawan Ganjar Pranowo Gerilya Muluskan Jalan untuk ke Pilpres 2024

Megawati mulanya memaparkan pentingnya mewaspadai kenaikan permukaan air laut yang dapat menyebabkan rob atau banjir akibat pasang air laut.

Akan tetapi, Megawati memahami bahwa persoalan rob di Semarang bukan menjadi tanggung jawab Ganjar seorang karena kewenangan kepala daerah yang terbatas.

"Bagaimana tuh Semarang, karena saya bilang nanti kalau sudah rob nangis melulu, enggak dah, tetapi kan enggak bisa."

"Kalau nanti kewenangan daerah itu hanya sampai di situ, kan berarti koneksitasnya adalah kepada pusat," ujar Megawati saat itu.

Nama Ganjar Pranowo belakangan kian populer. Menurut survei berbagai lembaga, elektabilitasnya terus merangkak naik, mengungguli sejumlah nama seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved