Maling Motor Apes di Cirebon, Saat Beraksi Kepergok Warga, Ini yang Terjadi Kemudian

Pelaku membawa kunci T dari rumahnya dan berniat untuk mencuri sepeda motor.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Humas Polresta Cirebon
Sepeda motor yang dicuri YS diamankan di Mapolsek Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Petugas patroli Polsek Gunungjati berhasil menggagalkan aksi pencurian sepeda motor dan meringkus pelakunya.

Kapolsek Gunungjati, AKP Abdul Majid, mengatakan, maling berinisial YS kepergok hendak mencuri sepeda motor di ruko Desa Wanayasa, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, aksi maling motor asal Indramayu tersebut terjadi di siang bolong pada Senin (6/6/2022) kira-kira pukul 13.00 WIB.

"Saat itu, YS hendak membawa kabur sepeda motor Honda Beat berpelat nomor E 2283 DL yang terparkir di depan ruko," ujar Abdul Majid melalui pesan singkatnya, Kamis (9/6/2022).

Ia mengatakan, seorang warga setempat memergoki aksi YS dan berteriak maling yang menarik perhatian sejumlah warga kemudian hendak mengejarnya.

Namun, di saat bersamaan petugas Patroli Polsek Gunungjati melintasi kawasan tersebut dan mengambil tindakan setelah mendengar teriakan warga.

Akhirnya, petugas patroli berhasil meringkus YS dan langsung mengamankannya ke Mapolsek Gunungjati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Modus tersangka ini merusak secara paksa kontak sepeda motor menggunakan kunci T yang sudah dibawanya," kata Abdul Majid.

Ia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara YS mengakui telah berniat untuk mencuri sepeda motor dan membawa kunci T dari rumahnya.

Bahkan, tersangka juga sengaja berkeliling untuk mencari mangsa, dan berhenti saat melihat sepeda motor korban yang terparkir di depan ruko yang kondisinya cukup sepi.

Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut, di antaranya, kunci T, sepeda motor, surat-surat kendaraan, dan lainnya.

"YS dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara," ujar Abdul Majid.

Baca juga: Kerap Rampas Motor di Jalan, 9 Debt Collector di Majalengka Diamankan Polisi

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved