Piala Presiden 2022

Piala Presiden 2022, Sering Terjadi Penyegatan, Satpol PP Bakal Awasi Bonek di Simpang Jalan

Satpol PP memiliki skenario untuk pengamanan suporter Persebaya, Bonek, yang bakal datang ke Bandung. Termasuk menjada setiap simpang jalan di Kota Ba

Tribun Jabar/Cipta Permana
Peluncuran turnamen pramusim 2022 yang resmi bernama Piala Presiden 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satpol PP memiliki skenario untuk pengamanan suporter Persebaya, Bonek, yang bakal datang ke Bandung. Termasuk menjada setiap simpang jalan di Kota Bandung.

Bandung bakal menggelar fase Grup C Piala Presiden 2022. Grup tersebut dihuni Persib, Persebaya, Bhayangkara FC, dan Bali United.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan pihaknya selalu melakukan antisipasi atau persiapan-persiapan ketika Persib Bandung hendak berlaga atau ketika adanya pertandingan di Bandung.

Baca juga: Piala Presiden 2022, PT KAI Antisipasi Keamanan, Suporter Dilarang Pakai Atribut Klub di Kereta Api

"Kemarin saja ketika ada pertandingan yang digelar di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, kami tetap berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS.

"Biasanya itu tempat berkumpulnya mereka di persimpangan jalan, karena kerap melakukan penyegatan kendaraan, serta di tempat lain yang tak menutup kemungkinan fasilitas umum," katanya saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).

Rasdian menegaskan pihaknya telah memetakan fasilitas-fasilitas umum yang biasa mereka (Bonek) datangi.

Nantinya, kata Rasdian, pihaknya pun akan menyelaraskan dengan pemetaan pihak kepolisian dan aparat intelejen serta operasinya.

"Kan, nanti pelaksanaan itu di Stadion GBLA ya, bisa jadi nanti arahnya itu pengamanan ke sana, atau misal nanti banyak yang turun dari stasiun maka kami akan antisipasi mulai stasiun sampai stadion GBLA, serta misal yang menggunakan bus atau mobil ya enggak jauh dari Bunderan Cibiru.

"Intinya, kami antisipasi mereka (Bonek) sebelum dan sesudah pertandingan, apalagi sekarang Kota Bandung sudah berada di level 1 PPKM," ujarnya.

Ketika ditanyakan berapa jumlah personel yang bakal dikerahkan, Rasdian mengaku Satpol PP memiliki empat kompi.

Nantinya, jumlah itu bakal dibagi tiga kelompok dan bekerja secara bergantian delapan jam.

"Kami memanfaatkan kegiatan rutin patroli sambil memonitor dan melakukan antisipasi kedatangan rekan Bonek.

"Ditambah akan ada bantuan dari kewilayahan, karena di setiap kecamatan ada yang namanya Kasi Trantib, jadi minimal 25 orang membantu setiap kecamatan belum lagi dari kelurahan," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved