Keluarga Sejoli Nagreg Nonton Siaran Langsung Vonis buat Kolonel Priyanto, Tidak Puas tapi . . .

Meskipun tidak puas, keluarga Handi Saputra mengaku bisa menerima vonis yang dijatuhkan Oditiur Militer kepada Kolonel Priyanto.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Hermawan Aksan
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
Etes Hidayatullah dan istrinya menyaksikan siaran langsung pembacaan vonis terhadap terdakwa Kolonel Priyanto, Selasa (7/6/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Sidqi al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Meskipun tidak puas, keluarga Handi Saputra mengaku bisa menerima vonis yang dijatuhkan Oditiur Militer kepada Kolonel Priyanto.

Etes Hidayatullah, ayah Hendi, mengatakan, sejak awal ia dan istrinya ingin pelaku dihukum mati.

"Tapi, kita mengikuti hukum saja karena kita negara hukum. Kalau istri, kemarin-kemarin maunya hukuman mati, tapi mengikuti saja keputusannya," ujarnya kepada Tribunjabar.id di kediamannya di Kabupaten Garut, Selasa (7/6/2022).

Ia bersyukur akhirnya Hendi dan Salsabila mendapat keadilan setelah hampir tujuh bulan proses hukum berjalan.

Baca juga: Perampas Nyawa Sejoli Nagreg Dihukum Seumur Hidup, Kolonel Priyanto: Pikir-pikir, Yang Mulia!

"Alhamdulillah, alhamdulillah, bersyukur semoga anak kami tenang di sana dan husnul khatimah," ucapnya.

Etes mengatakan, saat sidang vonis berlangsung, seluruh keluarga besarnya berkumpul.

"Kami menyaksikan siaran langsungnya di televisi," kata Etes.

Hal serupa, kata Etes, juga berlangsung di kediaman keluarga Salsabila yang berada tak jauh dari rumahnya.

"Semua keluarga dari Medan dan Bandung juga menyaksikan."

"Keluarga Salsabila juga karena dekat ya rumahnya, sering ketemu juga," ucap Etes.

Etes mengatakan, selama hampir tujuh bulan proses hukum berjalan, belum satu pun keluarga pelaku yang datang ke rumah mereka untuk mengucapkan belasungkawa atau meminta maaf.

"Kita kan korban, jadi harusnya keluarga pelaku lah yang ke sini."

Baca juga: Beda Nasib Kolonel Priyanto dan Anak Buahnya Dalam Kasus Tabrak Lari Nagreg, Ini Vonis Keduanya

"Kalau mereka datang, pasti kami terima, meski proses hukumnya tetap berjalan," kata Etes.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved