Disdik Jabar Teken MoU dengan PTPN Bangun SMAN di Kalapanunggal Sukabumi

Masih kurangnya fasilitas pendidikan SLTA dalam hal ini Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), Dinas Pendidikan (Disdik) lakukan berbagai upaya

Pembangunann SMA Negeri Kalapanunggal 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Masih kurangnya fasilitas pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dalam hal ini Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar melalui Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat terus melakukan berbagai upaya.

Salah satunya memperluas jangkauan pendidikan dengan membangun SMAN baru, yakni SMAN Kalapanunggal. Menarikanya, pembangunan akan dilakukan di atas lahan milik perkebunan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Kebun Sukamaju.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarti meneken langsung MoU pembangunan SMAN Kalapanunggal dengan PTPN yang diteken oleh Manajer PTPN VIII Kebun Sukamaju, Hamzah Riza, Senin (6/6/2022).

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarti meneken langsung MoU pembangunan SMAN Kalapanunggal dengan PTPN yang diteken oleh Manajer PTPN VIII Kebun Sukamaju, Hamzah Riza, Senin (6/6/2022).
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarti meneken langsung MoU pembangunan SMAN Kalapanunggal dengan PTPN yang diteken oleh Manajer PTPN VIII Kebun Sukamaju, Hamzah Riza, Senin (6/6/2022). ()

"Ini perjanjian kerjasama sebetulnya sudah jauh-jauh hari pihak kami, pihak sekolah mengajukan kepada PTPN VIII dalam hal ini untuk menggunakan fasilitas umum mereka guna kepentingan pembangunann SMA Negeri Kalapanunggal, jadi baru pada kesempatan ini kami menerima penyerahan hak guna untuk pembangunan SMA Negeri Kalapanunggal," kata Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarti di kantor PTPN VIII Sukamaju, Kampung Sukamaju, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak.

Nonong mengatakan, pembangunan SMAN Kalapanunggal ini direncanakan akan dibangun menggunakan anggaran APBD Provinsi Jabar ataupun APBN.

"Kita belum bisa memastikan (jadwal pembangunannya, red), hanya barangkali kita coba upayakan pembangunannya ditahun anggarannya di tahun 2023, baik melalui APBD Provinsi Jabar ataupun APBN," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan SMAN Kalapanunggal ini juga respon Disdik atas keinginan warga yang mengharapkan adanya SMA Negeri di Kalapanunggal.

"Harapannya warga Kalapanunggal sesuai dengan keinginan tokoh-tokoh masyarakat yang mengusulkan kepada kami bisa melanjutkan pendidikan anaknya ke SMA Negeri di Kalapanunggal, sesuai keinginan yang sudah lama ada sekolah SMA Negeri di Kalapanunggal," terangnya.

Sementara itu, Manajer PTPN VIII Sukamaju, Hamzah Riza mengatakan, terdapat 2 hektare lahan PTPN yang akan dipakai untuk pembangunan SMAN Kalapanunggal. Menurutnya, MoU ini sebagai bukti dukungan PTPN terhadap dunia pendidikan.

"Ini kan prosesnya hampir dua tahun kebelakang, rencana kamaren corona sehingga terhambat, alhamdulillah dengan adanya proses MoU ini paling tidak ini bukti dari PTPN VIII salah satu anak perusahaan BUMN kontribusi buat pemerintah, buat nasyarakat sehingga ada area yanh memang selama rencana jangka panjang tidak akan dipergunakan, sehingga untuk fasilitas sosial seperti sekolah," ucapnya.

"Hampir 2 hektar yang kita harapkan bisa menjadi salah satu fasilitas buat bagian dari kebun juga, kalau sekolah ini bisa menjadi percontohan Kalapanunggal, kepala sekolah yang menggunakan ini, menjadi anak-anak kalapanunggal bisa lebih maju," ujarnya.

Kepala SMAN 1 Kalapanunggal, Pian Sopian, S.Pd., M.M.Pd. mengatakan, dirinya berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung pembangunan SMAN 1 Kalapanunggal.

"Kami atas nama SMA Negeri 1 Kalapanunggal mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik pemerintah maupun swasta beserta tokoh dan warga Kalapanunggal yang telah memberi dukungan penuh untuk segera terwujudnya SMAN 1 Kalapanunggal," katanya.

"Ini adalah tonggak awal menuju proses pembangunan sekolah. Harapan do'a kami mohonkan dari seluruh warga Kecamatan Kalapanunggal semoga impian kita adanya sekolah negeri di wilayah kita bisa meningkatkan angka partisipasi sekolah ke tingkat SLTA," ucapnya.* (M Rizal Jalaludin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved