Pembunuh Preman di Cikarang Ternyata Tukang Es Buah, Kesal Gerobak Dagangannya Ditabrak Korban

Jack yang dikenal sebagai preman itu ditemukan tewas dengan kondisi tubuh bersimbah darah akibat luka di tangan dan punggung.

Editor: Ravianto
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Tukang es buah yang bunuh seorang pria di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyerahkan diri usai kabur ke Palembang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tukang es buah berinsial MB (25) yang menghabisi nyawa pria berinisial N (43) di Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi akhirnya menyerahkan diri.

Dia menyerahkan diri ke daerah Palembang, Sumatera Selatan setelah melarikan diri usai menusuk korban pada 24 Mei 2022 lalu.

Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Ilir Barat, Palembang.

"Pada 1 Juni tim gabungan mendapat informasi tersangka menyerahkan diri di Mapolsek Ilir Barat, Polrestabes Palembang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/6/2022).

Zulpan menyebut dari hasil pemeriksaan tersangka, dia nekat menusuk korban dengan pisau karena dendam kendaraan untuk dia mencari nafkah ditabrak oleh korban.

"Motif pelaku dendam karena motor ditabrak dari belakang kemudian tidak terima dengan perlakuan tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Tomang menjelaskan setelah insiden kecelakaan itu, pelaku dan korban cekcok hingga saling kejar dan terjadi penusukan itu.

"Ketika tersangka jalan, korban nabrak jadi ada cekcok, tiba-tiba saling kejar ditusuk dari belakang. Setelah itu korban jatuh dibawa ke RS, dan tersangka melarikan diri," jelasnya.

Saat ini, pelaku sudah ditahan dengan dipersangkakan pasal yang disangkakan 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan pidana paling lama 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan terjadi dengan korban berinisial N alias Jack di Kampung Pulo Kapuk RT 002 RW 005 Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara.

Jack yang dikenal sebagai preman itu ditemukan tewas dengan kondisi tubuh bersimbah darah akibat luka di tangan dan punggung.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim menerangkan peristiwa itu bermula ketika korban yang diduga dalam keadaan mabuk menabrak gerobak dagangan pelaku yang merupakan tukang es buah.

Setelah beradu mulut, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam yang ia simpan di gerobak dagangannya.

Melihat MB mengeluarkan senjata tajam, Jack berupaya melarikan diri dengan menumpang kendaraan rekannya.

Namun, hantaman pisau tersangka tidak bisa dihindarkan dan mengenai badan bagian belakang korban.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved