Eril Pernah Kerja Sambilan Ketika Kuliah, Ridwan Kamil Beri Kesaksian Kebaikan Putranya Selama Hidup

Inilah cerita kebaikan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang diceritakan oleh sang ayah, Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kolase Instgaram Emmeril Kahn/Biro Adpim Jabar
Ridwan Kamil buat perjanjian dengan Sungai Aare agar jasad Eril segera ditemukan 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah cerita kebaikan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang diceritakan oleh sang ayah, Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya nampak masih dalam suasana berduka setelah Eril dinyatakan meninggal di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Sebagai seorang ayah, Ridwan Kamil pun menceritakan kisah perjalanan hidup Eril dan bagaimana ia menebarkan kebaikan selama hidupnya.

Cerita itu diunggah oleh Ridwan Kamil di Instagram miliknya, Minggu (5/6/2022).

cerita kebaikan eril dari ridwan kamil
Ridwan Kamil ceritakan kebaikan Eril semasa hidupnya.

Baca juga: Warga Menangis Saat Salami Ridwan Kamil dan Atalia Praratya di Gedung Pakuan

Dalam keterangannya, ayah tiga anak itu mengatakan bahwa jika Eril masih ada, ia tidak akan terlalu senang jika amal atau kebaikannya diceritakan.

Namun Ridwan Kamil tetap membagikan kisah hidup anak sulungnya itu sebagai kewajiban seorang ayah menurut saran ulama.

Ridwan Kamil membuka cerita dengan judul "KAPAN KITA PULANG?".

Cerita itu merujuk pada kisah hidup di dunia yang diyakininya sebagai sebuah perjalanan yang harus memiliki bekal dan persiapan.

Sebagai sebuah perjalanan, Ridwan Kamil yakin cerita hidup selalu dimulai dari sebuah titik awal dan selesai di titik akhir.

"Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan, bahwa sesungguhnya ia sudah selesai dengan perjalanannya," kata Ridwan Kamil, dikutip dari Instagram @ridwankamil, Senin (6/6/2022).

"Ia berpulang kepada pemilik sesungguhnya sesuai jadwalnya," imbuhnya.

Tidak memungkiri sebagai orang tua, baik Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, berpikiran ingin bertukar posisi dengan sang putra jika memungkinkan.

Namun Ridwan Kamil meyakini bahwa logika manusia tidak sama dengan ketetapan takdir.

"Jika terdengar cucuran tangis ibunya setiap malam dan raungan tak bersuara ayahnya, itu semata karena hati kami hancur berkeping-keping," tutur Gubernur Jabar itu.

Ridwan Kamil mengatakan meski Eril masih berusia 23 tahun secara biologis, namun ia memiliki amal kebaikan yang luas sehingga pergi dalam keadaan panjang umur.

"Tidaklah penting kita lahir dan pulang di mana. Karena sesungguhnya semua tempat di dunia ini adalah bumi Allah SWT," ujar Ridwan Kamil.

"Eril, kamu niatnya pergi mencari ilmu dan pelajaran, maka akhirnya kamulah yang memberikan ilmu dan pelajaran kepada kami semua," katanya.

Kemudian, Ridwan Kamil menceritakan amal-amal kebaikan Eril yang pernah dilakukan selama hidupnya.

Emmeril Kahn Mumtadz (depan tengah). (Instagram @emmerilkahn)
Emmeril Kahn Mumtadz (depan tengah). (Instagram @emmerilkahn) ()

Baca juga: Hari Kedua Kepulangan Ridwan Kamil, Warga Masih Penuhi Gedung Pakuan untuk Bersama Doakan Eril

Pertama, Ridwan Kamil bercerita tentang bagaimana Eril membelikan baju Lebaran untuk anak-anak yatim dan memberikan THR pada satpam menggunakan uangnya sendiri.

"Mungkinkan ini karena kebaikanmu membelikan baju Lebaran kepada anak-anak yatim itu, atau karena kebaikanmu ngasih THR dari uangmu sendiri ke satpam-satpam itu, Ril?" tutur Ridwan Kamil.

Gubernur Jabar itu juga bercerita bahwa si anak sulung harus bekerja sambilan ketika ia kuliah.

"Mungkinkan ini pahala kesabaranmu, saat tidak semua maumu kami berikan walau kami mampu sehingga kamu harus bekerja sambilan sambil kuliah, Ril?" kata Ridwan Kamil.

"Mungkinkan ini balasan dari doa-doa malammu dan akhlak muliamu yang selalu menebar senyum penuh radiasi bahagia itu, Ril?" imbuh Ridwan Kamil.

Berdasarkan penuturannya, Eril juga diceritakan pernah membagikan sedekah untuk panti asuhan dan duafa di kala hujan.

"Mungkinkan ini buah dari saat kamu hujan-hujan memimpin anak-anak muda membagikan sedekah kepada panti asuhan dan duafa-duafa itu, Ril?" kata Ridwan Kamil.

"Mungkinkan ini berkah dari kebaikanmu selalu melindungi sesama manusia di sekelilingmu, Ril?

Bahkan di saat kejadian itu, kamu selamatkan ibumu dengan melarangnya masuk ke sungai dan kamu relakan pelampung itu untuk adikmu," tutur Ridwan Kamil.

Sebagai ayah dari Eril, Ridwan Kamil pun meyakini sejatinya putra sulungnya itu adalah pahlawan.

"Kamu sejatinya adalah pahlawan," ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil pun berharap agar sang putra bisa berpulang ke Sang Pencipta dengan keadaan tenang.

"Tenanglah di mana pun kamu berada Ril, sesunguuhnya Ridhallahu fi ridhawalidain. Ridha Allah akan menyertaimu sekarang, karena kami kedua orang tuamu sudah ikhlas melepas kepulanganmu," tutur Ridwan Kamil.

Meski demikian sebagai orang tua, Ridwan Kamil tetap berharap jasad Eril bisa ditemukan.

"Walau suatu saat nanti kami ingin berseru, 'Allahu Akbar!,' jika suatu hari Allah izinkan pertemuan kami dengan jasadmu," ujar Ridwan Kamil.

Terakhir, Gubernur Jabar itu mentutup ceritanya dengan mempertanyakan kembali judul yang dibuatnya, "JADI KAPAN KITA PULANG?".

"Kita tidak pernah tahu, namun jika panggilan pulang itu datang, pastikan bekal itu cukup," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved