Buaya Muara Ditemukan di Sungai Kedungputri Kota Cirebon, Sempat Jadi Tontonan Warga

Buaya yang panjangnya kira-kira mencapai satu meter tersebut ditemukan warga setempat yang sedang mencari ikan di Sungai Kedungputri.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala KSDA Resor Cirebon, Slamet Priambodo (kedua kanan), saat mengevakuasi buaya muara yang ditemukan di Sungai Kedungputri, Kp Bendakerep, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Sabtu (4/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Seekor buaya ditemukan di Sungai Kedungputri, Kp Bendakerep, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Sabtu (4/6/2022).

Buaya yang panjangnya kira-kira mencapai satu meter tersebut ditemukan warga setempat yang sedang mencari ikan di Sungai Kedungputri.

Bahkan, buaya itu pun sempat menjadi tontonan warga sekitar, khususnya anak-anak. Mereka tampak mengerumuni buaya yang keempat kaki dan mulutnya diikat lakban tersebut.

Baca juga: Banyuasin Terendam Banjir, 21 Buaya Lepas dari Penangkaran, Pengungsi Waswas Diminta Jauhi Air Dalam

Sejumlah petugas kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, dan lainnya pun terlihat bersiaga di lokasi penemuan spesies buaya muara itu.

Petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Resor Cirebon pun langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi satwa bernama latin Crocodylus Porosus itu.

Selanjutnya buaya itu pun diserahterimakan dari kepolisian kepada petugas KSDA Resor Cirebon untuk diperiksa kondisinya sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

"Jika memungkinkan, maka satwa yang kami evakuasi ini akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya," ujar Kepala KSDA Resor Cirebon, Slamet Priambodo, saat ditemui di lokasi penemuan buaya.

Ia mengatakan, dari pemeriksaan lapangan diperkirakan buaya muara yang ditemukan di Sungai Kedungputri itu baru berusia tiga hingga empat tahun.

Nantinya, buaya muara yang tergolong masih muda tersebut bakal diperiksa kesehatannya dan diobati, karena terdapat luka di bagian wajahnya.

Baca juga: Hampir Jadi Santapan Buaya, Pria Ini Lolos dari Maut, Ditarik dari Rahang Buaya oleh Teman

"Buaya ini akan direhabilitasi dahulu hingga lukanya sembuh, kemudian jika kondisinya memungkinkan maka kami carikan lokasi pelepasliarannya," kata Slamet Priambodo.

Pihaknya memastikan, lokasi pelepasliaran anakan buaya muara tersebut jauh dari aktivitas permukiman sehingga tidak membahayakan warga maupun satwa itu sendiri.

Slamet juga belum dapat memastikan asal muasal buaya itu apakah benar-benar satwa liar atau peliharaan warga yang kabur.

"Namun, habitat buaya muara adalah daerah aliran sungai seperti di wilayah Bendakerep, Kelurahan Argasunya ini," ujar Slamet Priambodo.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved