SOSOK Ong Bungkeng Tokoh Sumedang, Makamnya Dibongkar Penjahat Diduga Cari Harta di Liang Lahat

Makam Ong Bungkeng di kuburan China di Sumedang dibongkar orang tak dikenal. Dia dikenal sebagai tokoh Sumedang perintis Tahu Sumedang awal 1917.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kuburan penemu penganan Tahu Sumedang, Ong Bungkeng turut menjadi sasaran pembongkaran kuburan oleh orang tak dikenal. 

TRIBUNJABAR.ID,SUMEDANG- Makam Ong Bungkeng di kuburan China di Sumedang dibongkar orang tak dikenal. Dia dikenal sebagai tokoh Sumedang perintis Tahu Sumedang awal 1917.

Ong Bungkeng, dikutip dari Kompas.com, merupakan anak dari Ong Kino, imigran asal China yang datang ke Indonesia lewat Pelabuhan Cirebon awal 1900-an.

Dia ke Sumedang dan mendirikan pabrik tahu di Jalan Sebelas April. Namun, Ong Kino memilih pulang ke China dan bisnis tahu Sumedang dilanjutkan anaknya, Ong Bungkeng yang nyusul ke Sumedang.

Tahu Sumedang kini jadi ikon sekaligus makanan khas Sumedang.

“Saya sebagai cucu dari Ong Bungkeng, sangat bangga hasil olahan buyut saya menjadi ikon Sumedang menghidupi keluarga kami juga juga ratusan pengusaha tahu Sumedang serta para pegawainya,” kata Suryadi Ukim (52) pemilik gerai Tahu Bungkeng, dikutip dari Kompas.com dalam pemberitaan pada 18 Januari 2017.

Ong Bungkeng meninggal dunia 1994. Usaha tahu diteruskan oleh anaknya, Bah Ukim yang kemudian kini dikelola oleh Suryadi, anaknya Bah Ukim.

Baca juga: 6 Kuburan China Dibongkar Diduga Mau Rampok Harta di Liang Lahat, Makam Tokoh Sumedang Jadi Sasaran

“Sebelum meninggal Ong Bungkeng sempat bertanya siapa yang akan melanjutkan usaha dagang tahu ke bapak saya. Saat itu bapak saya menunjuk saya sebagai penerus Tahu Bungkeng,” kata Suryadi.

Ia mengaku dari tujuh bersaudara hanya dirinya yang meneruskan berdagang tahu. Awal muawal Tahu Sumedang populer berawal dari sebuah kisah.

Ong Bungkeng muda, suatu haru, sedang mengolah tahu dan menjualnya di daerah Tegalkalong atau kini Jalan Sebelas April.

Kebetulan Dalem Sumedang Pangeran Soeriaatmadja yang akan pergi ke Situraja melewatinya. Bupati Sumedang yang dikenal dengan Pangeran Mekah ini lewat di depan warung Tahu Ong Bungkeng dengan kereta kuda.

Pangeran Soeriaatmadja ini tertarik ada sajian di warung Bungkeng itu dan mampir dulu serta mencicipi goreng Tahu buatan Bungkeng yang terbilang makanan baru saat itu.

“Ngeunah geuning ieu kadaharan teh, moal burung payu geura. (Lezat dan enak makanan ini pasti akan laku keras sekali, red),” kata Dalem Sumedang

Ucapan Pangeran Soeriaatmadja itu menjadi kenyataan, usaha Tahu Bungkeng kian maju. Beberapa pegawai Tahu Bungkeng yang kebanyakan warga setempat tertarik juga mengembangkan usaha tahu itu.

Makam Ong Bungkeng di Kuburan China Dibongkar

Halaman
123
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved