Persib Bandung
Soal Persib Bandung Jadi Tuan Rumah di Bandung di Turnamen Pramusim, Begini Respons Satgas Covid-19
Berdasarkan hasil pengundian grup turnamen pramusim, Persib Bandung menjadi tuan rumah grup C untuk fase grup.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, memberikan tanggapan soal Bandung yang menjadi tuan rumah pra musim menjelang liga 1.
Berdasarkan hasil pengundian grup turnamen pramusim, Persib Bandung menjadi tuan rumah grup C untuk fase grup.
Di grup itu, Persib Bandung bersaing dengan Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, dan Bali United.
Grup ini disebut-disebut sebagai grup neraka karena dihuni empat tim yang finis di lima besar Liga 1 musim lalu.
Menurut Asep Saeful Gufron, status Kota Bandung yang berada di level 2 masih ada pembatasan-pembatasan yang mesti dijalankan masyarakat.
Soal kehadiran suporter langsung di stadion, Asep belum bisa memastikan diperbolehkan atau tidak.
Baca juga: Turnamen Pramusim, Persib, Persebaya, Bali United Gabung di Grup C, Ini Komentar Ketiga Pelatih
"Harus kami bahas lebih mendalam tentang kegiatan itu. Kami akan mencermati apa yang dituangkan di dalam aturan baik Inmendagri atau Perwal, karena ada hal khusus tentang olahraga yang ranahnya ada di Dispora," kata Asep di Balai Kota, Selasa (31/5/2022).
Ketika disinggung soal pembaharuan Perwal, Asep mengatakan tergantung perkembangan kondisi Covid-19 di Bandung.
Saat ini yang terpapar di bawah 10 kasus dan tetap menjadi kewaspadaan bahwa Covid-19 belumlah selesai.
"Sangat terkendali. Positivy rate kami ada di angka 0,35 persen dan BOR 5,7 persen. Saya masih mencermati pascalibur panjang dan menggelar rapat evaluasi dengan Dinkes. Mudah-mudahan ,tak terjadi apa yang tak diinginkan," katanya.
Dia juga mengatakan, sejauh ini, belum ada koordinasi dengan pihak pengelola.
Rencananya hari ini, kata Asep, akan lakukan rapat dengan EO dan Polres serta Kodim untuk mensinergikan kegiatan seni budaya outdoor yang telah diperbolehkan.(*)