Bocah Tenggelam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Tak Lanjutkan Proses Hukum, Ini Alasannya

Dalam pemeriksaan terhadap guru silat padepokan berinisail DA, Unit Reskrim Polsek Gunungguruh sudah meminta keterangan dengan belasan pertanyaan. 

Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Proses evakuasi anak yang meninggal akibat tenggelam di Sungai Cipelang, Kota Sukabumi, Selasa (31/5/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, kasus hanyut dan tenggelamnya anak di Sungai Cipelang, Kota Sukabumi, murni kecelakaan

Akibat peristiwa pada Minggu, 29 Mei 2022, itu satu anak meninggal dunia.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap guru Padepokan Silat Cadas Raga, peristiwa tersebut murni kecelakaan.

“Hasil keterangan yang didapatkan dari guru silat berinisial DA, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan yang mengakibatkan korban Raitan (14) meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (31/5/2022).

Dalam pemeriksaan terhadap guru silat padepokan berinisail DA, Unit Reskrim Polsek Gunungguruh sudah meminta keterangan dengan belasan pertanyaan. 

Baca juga: Penumpang Selamat Ceritakan Detik-detik KM Ladang Pertiwi 2 Tenggelam, 21 Orang Masih Hilang

"Nah, Berdasarkan keterangan saudara DA,  itu bukan dalam rangkaian kegiatan latihan silat, melainkan sudah selesai kegiatan silat di penggilingan padi," tuturnya. 

Menurut Didin, sang guru silat tidak pernah meminta murid-muridnya ke Sungai Cipelang.

Menurutnya, bermain ke Sungai Cipelang murni keinginan murid-muridnya meskipun sang guru silat sempat melarang.

“Pihak keluarga sudah menolak (autopsi) dan dilengkapi dengan surat penolakan autopsi, kemarin saat bertemu di Rumah Sakit Al Mulk Kota Sukabumi,” katanya. 

“Kami tidak bisa lanjutkan proses hukum, jika memang tidak ada laporan. Berdasarkan keterangan dan fakta penunjang di lapangan, tidak ditemukan unsur kesengajaan yang mengakibatkan kasus ini harus dilanjutkan. Intinya ini merupakan musibah kecelakaan air,” ujar Kapolsek.

Didin juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi untuk menyimpulkan sesuatu persoalan tanpa dasar yang jelas sehungga main hakim sendiri.

"Jangan termakan isu hoaks, percayakan kepada aparat penegak hukum," katanya.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved