Breaking News:

47 Pelajar Anggota Geng Motor di Indramayu Nongkrong, Langsung Diamankan Polisi, Orangtua Dipanggil

Sebanyak 47 anggota geng motor tak berkutik saat diamankan polisi di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Pihak Polres Indramayu melakukan pembinaan kepada 47 pelajar yang menjadi bagian kelompok motor. (istimewa) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebanyak 47 anggota geng motor tak berkutik saat diamankan polisi di Kabupaten Indramayu.

Puluhan anggota geng motor dari kalangan pelajar itu pun langsung digelandang polisi ke Mapolres Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Fitran Romajimah, mengatakan, setelah mendapat informasi ada geng motor yang sedang melakukan nongkrong-nongkrong, polisi langsung bergerak cepat.

Remaja geng motor itu pun langsung ditindak dan diamankan di Blok Scober, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu,  Jumat (27/5/2022) sekitar pukul 21.25 WIB.

"Acaranya hanya nongkrong-nongkrong. Polri antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti rusuh dan lain sebagainya," ujar Fitran kepada Tribuncirebon.com, Minggu (29/5/2022).

AKP Fitran Romajimah menyampaikan, dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan sebanyak 25 kendaraan sepeda motor milik remaja geng motor tersebut.

Bagi kendaraan yang tidak lengkap surat-suratnya dan melakukan pelanggaran lalu lintas langsung dilakukan penilangan oleh Satlantas Polres Indramayu.

Sebanyak delapan kendaraan bahkan diketahui menggunakan knalpot bising.

Baca juga: Afgan Sedot Animo Penonton di Panggung Java Jazz Festival, Dapat Kejutan dari Vanesha Prescilla

Pelajar geng motor tersebut juga dilakukan tes urine oleh Sat Narkoba Polres Indramayu, sebagai antisipasi bilamana mereka menggunakan obat-obatan terlarang.

Pada Sabtu (28/5/2022), polisi melakukan pembinaan terhadap pelajar tersebut.

Polisi juga turut mengundang orangtua beserta pihak sekolah masing-masing pelajar ke kantor polisi.

"Kita lakukan kegiatan pembinaan, deklarasi, dan pembuatan surat pernyataan yang disaksikan oleh orang tua atau wali dan pihak sekolah terhadap anggota geng motor dari kalangan pelajar sebanyak 47 orang tersebut," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved