200 Tempat Wisata Baru Muncul di Kabupaten Bandung, Terbanyak Desa Wisata

Saat ada spot yang bisa digunakan untuk destinasi wisata mereka buat walaupun skalanya rintisan. Kami sangat apresiasi

Tribun Jabar
Ridwan Kamil dan istri berjalan di jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sukarame di Kecamatan Pacet dan Desa Resmitinggal di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Selasa (10/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sedikitnya terdapat 200 tempat wisata baru di Kabupaten Bandung, mulai skalanya tingkat desa hingga nasional.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, Wawan A Ridwan, saat dihubungi, Minggu (29/5/2022).

"Destinasi wisata baru, yang tercatat tidak kurang dari 200. Levelnya beda-beda, ada level desa, level lokal, dan sudah go public atau nasional," ujar Wawan.

Wawan mengatakan, strata tempat wisata yang muncul, tak bisa disamakan semua, tapi level desa juga tetap dicatat demi mendorong pariwisata yang dikelola oleh desa.

"Pariwisata yang dikelola desa, masuk ke dalam desa wisata, dalam rangka pertumbuhan ekonomi di masyarakat desa," kata Wawan.

Wawan mengatakan, paling banyak tempat wisata yang muncul itu di tingkat desa karena kreativitas masyarakatnya.

Baca juga: Meski Hujan dan Dingin, Pengunjung Tetap Antusias ke Kawah Putih, Tempat Wisata Favorit di Bandung

"Saat ada spot yang bisa digunakan untuk destinasi wisata mereka buat walaupun skalanya rintisan. Kami sangat apresiasi karena untuk menciptakan peluang kerja di wilayah masing-masing," kata Wawan.

Wawan mengatakan beberapa di antara destinasi wisata baru tingkat desa adalah Desa Baros Arjasari, Bumiwangi Ciparay, Tangga Seribu, Desa Cibiru Wetan.

"Itu kan destinasi wisata, yang dikelola oleh kelompok penggerak pariwisata, yang bekerjasama dengan desa," katanya.

Destinasi yang sudah tingkat nasional atau go public antara lain Nimo, Jembatan Rengganis, dan Glamping di Pangalengan.

"Untuk destinasi wisata baru, yang sudah go public, jumlahnya ada sekitar 20," ucapnya.

Menurut Wawan, penambahan dan peningkatan destinasi wisata akan berdampak baik terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved