Bank Syariah Indonesia Raup Laba Bersih Rp3,02 Triliun

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS)

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
istimewa

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada Jumat (27/05/2022).  RUPS ini menghasilkan sejumlah hasil kinerja positif yang berhasil dibujukan BSI serta adanya perubahan susunan komisaris dan direksi.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi , mengatakan bahwa secara keseluruhan RUPS berjalan dengan baik dan kondusif. Dalam RUPS terdapat enam agenda yang dibahas. Pertama adalah laporan keuangan hingga Desember 2021; Kedua, persetujuan penggunaan laba bersih 2021; Ketiga, remunerasi Pengurus BSI; Keempat, persetujuan penggunaan kantor akuntan puublik; Kelima, persetujuan perubahan susunan pengurus BSI; dan Keenam, persetujuan perubahan anggaran dasar perseroan.

RUPST BSI, Bagikan Deviden Rp 757 Milyar: Dari ki-ka: Wadirut 1 BSI Ngatari, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Komisaris Utama BSI Adiwarman Azwar Karim, Wakil Komisaris Utama BSIMuhammad Zainul Majdi, dan Komisaris Independen BSI Komaruddin Hidayat saat memulai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (27/5).
RUPST BSI, Bagikan Deviden Rp 757 Milyar: Dari ki-ka: Wadirut 1 BSI Ngatari, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Komisaris Utama BSI Adiwarman Azwar Karim, Wakil Komisaris Utama BSIMuhammad Zainul Majdi, dan Komisaris Independen BSI Komaruddin Hidayat saat memulai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (27/5). ()

"Sampai dengan akhir 2021, alhamdulillah BSI mampu menunjukkan kinerja yang solid dan membukukan laba bersih sebesar Rp3,02 triliun atau naik 38,45 persen secara year on year," ujar Hery.

Hery Gunardi menyebutkan bahwa dalam RUPS tersebut pemegang saham juga menyetujui pemberian deviden tunai sebesar 25 persen dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp750 miliar. Kemudian sebesar 20 persen laba bersih tersebut ditetapkan sebagai cadangan wajib perseroan.  Sementara 55 persen laba bersih lainnya ditetapkan sebagai laba ditahan.

"Hal ini mengindikasikan dukungan kuat dari para pemegang saham agar manajemen dapat mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perusahaan ke depan. BSI pun semakin kokoh dan siap menjadi energi baru bagi Indonesia," ujarnya.

Dalam RUPS, selain ada persetujuan pembagian tunai, juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan.

Ini terkait rencan pemerintah memasukkan saham Seri A Dwiwarna BSi. Saham Dwiwarna BSI merupkan saham khusus Negara Republik Indonesia yang memberikan hak istimewa kepada pemegang saham.

"Adanya saham Dwiwarna ini diharapkan dapat semakin memperkuat BSI untuk menjadi motor kemajuan industri keuangan syariah di Tanah Air," kata Hery. 

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memutuskan untuk mengangkat Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) BSI. Di mana sebelumnya Wadirut BSI dijabat dua direksi yaitu Wadirut I BSI Ngatari, dan Wadirut II BSI Abdullah Firwan Wibowo.

Pemegang saham BSI juga memutuskan mengangkat Zaidan Novari menjadi Direktur Wholesale Transcation Banking menggantikan Kusman Yandi, juga mengangkat Moh. Adib menjadi Direktur Treasury & International Banking, serta mengangkat Ngatari sebagai Direktur Retail Banking.

Selain itu, pemegang saham BSI juga memutuskan untuk mengangkat Mohammad Nasir sebagai Komisaris Independen menggantikan posisi Bangun Sarwito Kusmulyono, serta mengangkat Nizar Ali sebagai Komisaris.

Adapun susunan komisaris perseroan menjadi :

•      Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim

•      Wakil Komisaris Utama/Independen: Muhammad Zainul Majdi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved