Arisan Bodong di Garut

BREAKING NEWS: Warga Garut Tertipu Arisan Oleh Ibu Muda, Pelaku Kabur, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Puluhan warga Garut menjadi korban arisan bodong oleh seorang ibu muda, korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi, Jumat (27/5/2022) sore.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Korban arisan bodong di Garut melapor ke Polres Garut. Puluhan member arisan rugi ratusan juta rupiah. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Puluhan warga Garut menjadi korban arisan bodong oleh seorang ibu muda, korban kemudian melaporkan pelaku ke polisi, Jumat (27/5/2022) sore.

Penipuan tersebut dilakukan oleh EMP (23) warga Kampung Cikondang, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Vera salah satu korban yang melaporkan pelaku ke polisi mengatakan, sebelumnya pihak korban sudah melakukan audiensi bersama keluarga pelaku.

Namun audiensi tersebut tidak mencapai kesepakatan, pelaku malah lebih memilih melarikan diri dari kediamannya.

"Karena tidak ada itikad baik dari si Eva, maka kami melaporkannya ke polisi, alhamdulillah berkas laporan sudah keluar," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id di Polres Garut.

Ia menuturkan keberadaan pelaku hingga kini belum diketahui, ia berharap dengan melakukan laporan tersebut pelaku segera ditangkap.

Kerugian korban menurutnya beragam, mulai dari Rp. 500 ribu hingga Rp.40 juta rupiah per orang.

"Total kerugian dari semua orang itu hampir lima ratus juta, atau Rp. 494.810.000, itu uang pokok," ucapnya.

Vera menjelaskan pelaku sudah menjalankan bisnis arisannya tersebut sejak satu tahun terakhir, ia menyebut di awal-awal dirinya bergabung berjalan dengan mulus.

Namun setelah beberapa waktu pelaku tidak dapat memenuhi janjinya membayarkan uang arisan yang sebelumnya dijanjikan kepada para korban.

"Dia banyak janji-janji bohong gitu, ternyata korbannya banyak, bahkan sempat mendatangi rumahnya bersama-sama," ucapnya.

Setelah pelaporan tersebut ia berharap pelaku segera ditangkap aparat penegak hukum, menurutnya banyak ibu rumah tangga di kampung halamannya yang kesulitan ekonomi karena ulah ibu muda yang diketahui beranak satu itu.

"Saya gak nyangka ya, padahal dia itu teman SMP, ko jadi begini," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved