Nelayan Diminta Waspda, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Sukabumi

BMKG Bandung mengingatkan kepada para nelayan agar memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatannya.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Foto dokumentasi saat gelombang tinggi hingga 6 meter di perairan Sukabumi merusak perahu nelayan. 

Laporan Kontributor Tribinjabar.id, Sukabumi, Dian Herdianyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, memaparkan, peringatanan dini gelombang tinggi terjadi khusunya di wilayah perairan dan Samudra Hindia Selatan Jawa Barat.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur-selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan barat Lampung hingga selatan Banten, Laut Jawa Bagian Tengah dan Timur, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru," ujarnya.

"Maka prediksi gelombang tinggi hari ini 2,5 sampai 4,0 meter. Termasuk perairan selatan Samudra Hindia Sukabumi," jelasnya.

BMKG Bandung mengingatkan kepada para nelayan agar memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatannya.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ujar Rahayu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved