Gelombang Pasang Lebih dari Satu Meter, Nelayan Pamayang Kabupaten Tasikmalaya Berhenti Melaut

Gelombang pasang melanda Pantai Pamayang, Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Akibat gelombang pasang, ratusan perahu nelayan di Pamayang, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, berhenti melaut. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ratusan nelayan di Pamayang, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa berhenti melaut.

Pasalnya sudah sekitar tiga hari ini gelombang pasang melanda Samudera Indonesia.

Menurut sejumlah nelayan yang ditemui, Kamis (26/5/2022), menuturkan, tinggi gelombang lebih dari satu meter.

"Bagi perahu ukuran kecil milik kami, gelombang setinggi satu mereka sudah berbahaya jika melaut," kata Subha (30), salah seorang nelayan.

Karena itu, para nelayan lebih memilih aman dengan mendaratkan perahu di dalam dermaga.

"Sudah selama tiga hari ini kami terpaksa mengangur. Sebagian ada yang beres-beres perahu," ujar Subha.

Ia menyebutkan, jumlah nelayan yang biasa melaut ada sekitar 280 orang.

Jenis ikan yang biasa ditangkap nelayan Pamayang adalah berbagai jenis ikan kakap, ikan kerapu dan ikan cakalang.

"Untuk pemasaran tidak ada masalah mau dapat berapa pun banyaknya karena ada tempat pelelangan," kata Subha.

Baca juga: GELOMBANG Tinggi di Pantai Cimaja Surga Bagi Para Surfer, Mereka Menari-nari di Atas Ombak

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved