Bunga Bangsa Cerita Keinginannya Jadi Drummer Profesional, Latihan 6 Jam Tiap Hari
Hal ini tentunya berbeda dengan jenis musik kesukaan generasinya yang tengah jatuh cinta dengan musik Korean Pop.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menekuni hobi bermain drum sejak berusia 7 tahun, Monica Kezia Bunga Keinanti atau lebih dikenal dengan sebutan Bunga Bangsa konsisten hingga saat ini untuk menjadi drummer profesional.
Perempuan kelahiran Salatiga, 31 Mei 2005 ini bahkan telah menorehkan berbagai prestasi, salah satunya adalah memecahkan rekor MURI sebagai “Remaja Perempuan Penabuh Drum Terlama” yaitu selama 22 jam pada 2021.
Pada pemecahan rekor tersebut Bunga berhasil menggalang donasi sebesar 2,2M yang seluruhnya diberikan kepada 1400 Anak yatim di seluruh Indonesia melalui yayasan Mizan Amanah.
Kelihahian Bunga sebagai penabuh drum tidak perlu diragukan lagi, karena sebelumnya, Bunga juga meraih Juara 1 Fantasia Drum Competition Tingkat Nasional dan "Popular Champion Hit Like a Girl 2019” yang diadakan di Amerika Serikat dengan ratusan peserta dari berbagai negara lain.
Saat dihubungi, Bunga bercerita kalau dia sudah hampir 10 tahun menekuni drum, tentu saja dirinya pernah merasa jenuh.
"Sempat ada rasa jenuh dan malas latihan. Menurutku itu hal yang wajar karena aku melakukannya terus menerus tapi passion aku tetap disini buat main drum," ujar Bunga, Kamis (26/5/2022).
Bunga mengatakan, dalam sehari ia bahkan bisa berlatih tiga hingga enam jam untuk drum.
Namun tentunya, ia juga memiliki waktu untuk istirahat atau libur yang kemudian ia gunakan untuk menghabiskan waktu dengan dirinya sendiri.
"Kalau dulu ketika main drum itu cuma hobi dan isi waktu luang saja. Tetapi sekarang punya tujuan lain yaitu jadi drummer profesional.," katanya.
Uniknya dari permainan drum dirinya adalah jenis musik yang memadukan musk etnik dan metal.
Ia mengakui jika sejak kecil ia menyukai musik metal dan jatuh cinta dengan tabuhan drum pemain drum.
Hal ini tentunya berbeda dengan jenis musik kesukaan generasinya yang tengah jatuh cinta dengan musik Korean Pop.
Namun Bunga tidak menampik jika dirinya pun tetap update dengan musik K-Pop sehingga masih nyambung ketika ngobrol dengan teman-temannya.
"Kalau musik metal memang nggak nyambung, tetapi aku suka sesuatu yang energik. Terutama dalam hal permainan drum juga menantang," ujarnya.
Hal ini pun dikatakan Bunga membuatnya penasaran akan teknik bermain drum pemusik metal.
Apalagi drummer perempuan di Indonesia bisa dikatakan jarang ditemui.
Eksistensi Bunga untuk terus dikenal oleh berbagai generasi pun dituangkan dalam single kedua yang berjudul Prahara Rusaking Jagad atau Peristiwa Rusaknya Bumi yang rilis pada 25 Mei 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bunga-bangsa-monica-keiza.jpg)