Bangun Rumah Sakit Baru, Edelweiss Hospital Audiensi dengan Bupati Cianjur

Ingin membangun rumah sakit baru, Edelweiss Hospital melakukan audiensi dengan Bupati Cianjur

Editor: Siti Fatimah
istimewa

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Cianjur, maka kebutuhan fasilitas kesehatan pun semakin tinggi.  Pada tahun 2023 kemungkinan total jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur akan meningkat 1,29 % , yaitu sebanyak 2.509.521.

Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Cianjur, maka kebutuhan fasilitas kesehatan semakin tinggi. CEO RS Edelweiss Cianjur, dr. Poundra Adhisatya Pratama, MBA., MPH., mengatakan bahwa kebutuhan Tempat Tidur di Kabupaten Cianjur masih tinggi yaitu sekitar 1.350 tempat tidur atau masih di bawah standar WHO yang menyebutkan 1 bed untuk melayani 1.000 penduduk. 

Edelweiss Healthcare Group menangkap peluang untuk menyediakan layanan kesehatan yang lengkap di Cianjur dengan membangun Edelweiss Hospital Bentang Salapan.

Baca juga: Plt Wali Kota Bandung Dukung Hadirnya Layanan Unggulan dan BPJS Kesehatan di RS Edelweiss

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama 4 lembaga, salah satunya Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Cianjur, Edelweiss Healthcare Group melakukan audiensi bersama Bupati Cianjur, Herman Suherman pada Jumat (20/5) lalu.

Dalam sambutannya, Herman Suherman menyampaikan bahwa beberapa rumah sakit di Cianjur masih kekurangan alkes dan tenaga medis, ini juga yang menyebabkan banyaknya warga Cianjur yang harus dirujuk ke rumah sakit besar di luar Cianjur.

“Banyak warga Cianjur yang sakit dan harus dirujuk ke luar kota. Harapannya dengan adanya Edelweiss Hospital Bentang Salapan ini bisa memenuhi kebutuhan layanan kesehatan warga Cianjur, tanpa harus dirujuk ke luar Cianjur,” ujar Herman.

Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cianjur, KH Choirul Anam MZD yang menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit ini sudah menjadi cita-cita PCNU Cianjur bahkan masuk ke dalam program.

Edelweiss Hospital Bentang Salapan yang rencananya akan selesai pada awal 2024 ini memiliki 4 lantai dengan luas bangunan 9600 m2.

Baca juga: Percepat Pemulihan Pasien Diabetes, Edelweiss Hospital Ajak Pendeita Senam Persedia Sebulan Sekali

Cukup untuk menampung 1200 bed dengan tipe rumah sakit C, yaitu rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas, yaitu pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak dan pelayanan kebidanan dan kandungan.

Keberadaan Edelweis Hospital diharapkan dapat berkiprah membantu pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal.

“Keberadaan Edelweiss Hospital sangat dinantikan, harapannya bisa meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Cianjur,” kata Herman.

Konfercab ke 18 PCNU Cianjur

Dalam sambutannya saat Konfercab ke 18 PCNU Cianjur pada Minggu (22/5), Ketua Tanfiziyah pengurus wilayah NU Jabar, KH. Juhadi Muhammad juga menyinggung terkait pembangunan Edelweiss Hospital di Cianjur.

“Ini adalah rumah sakit pertama NU yang didirikan di Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti akan menjadi rujukan PCNU lain yang ada di Jabar untuk bisa mencontoh PCNU di Cianjur,” tutur KH. Juhadi Muhammad.

Salah satu program PWNU periode 2021-2026 adalah mendirikan rumah sakit. Menurut KH. Juhaidi penting bagi NU untuk memberikan layanan kesehatan bagi umat. “Ini bagian dari waafiyatan fil jasad.

Saat ini kita mendirikan rumah sakit masih bekerja sama, karena untuk membangun sendiri belum ada kemampuan, baik secara sumber daya manusia dan kelimuannya,” kata KH. Juhaidi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved