Warga Geruduk Kantor Desa Bantarwaru Majalengka, Buntut Oknum Linmas Sebar Pesan Picu Konflik

Wawan meminta agar pemerintah desa (Pemdes) Bantarwaru mengambil tindakan tegas terhadap oknum Linmas

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Belasan warga Geruduk Kantor Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Senin (23/5/2022). Hal itu buntut dari adanya oknum Linmas desa setempat yang menyebarkan pesan singkat yang memicu konflik.     

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Belasan warga geruduk Kantor Balai Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Senin (23/5/2022).

Hal itu lantaran buntut dari oknum anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) desa setempat yang menyebarkan pesan singkat di media sosial yang memicu warga untuk bereaksi.

Informasi yang dihimpun, oknum Linmas itu menyebarkan pesan singkat melalui grup whatsApp Linmas tentang peringatan warga bernama Naskim asal desa setempat agar untuk tidak berbuat onar saat ada hiburan.

Adapun, Naskim merupakan mantan kaur umum yang kalah dalam mencalonkan kepala desa tahun 2021.

Simpatisan para pendukungnya merasa kesal dengan ulah oknum Linmas tersebut.

"Silakan saja Naskim datang, tapi jangan sampai buka baju kayak jagoan seperti hajat Sandiwara," bunyi pesan tersebut yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Kompleks Polri di Pasar Minggu Geger, Ada Oknum yang Lepaskan Delapan Tembakan

Koordinator masyarakat, Wawan meminta agar pemerintah desa (Pemdes) Bantarwaru mengambil tindakan tegas terhadap oknum Linmas yang telah meresahkan masyarakat, hingga nyaris memicu terjadinya konflik.

"Saya berharap agar Pak Kuwu langsung secepatnya mengambil sikap tentang oknum Linmas itu. Karena sebelumnya juga sudah berselisih dengan warga lainnya hingga harus diselesaikan di Mapolsek Ligung. Jadi, ini puncaknya membuat warga kesal," ujar Wawan.

Sementara itu, Naskim yang turut hadir di balai desa setempat mencoba melerai para simpatisannya agar tidak timbul konflik yang berkepanjangan.

Dirinya meminta masyarakat tetap tenang dan semua permasalahan ini diserahkan kepada Pemdes Bantarwaru. 

"Seharusnya Linmas itu mengayomi masyarakat sesuai dengan tupoksinya. Jangan malah membuat gaduh apalagi sampai membuat kisruh di lingkungan masyarakat.

"Saya bersama pak kuwu mencoba melerai masing-masing kedua belah pihak agar meminimalisir terjadinya konflik," ucap Naskim.

Sementara, untuk meredakan para warga yang telah berkumpul di balai desa setempat, Kanit Reskrim Polsek Ligung Aiptu H Agus Santoso didampingi perwakilan anggota Koramil 1713 Ligung Serka Rayanto sampai turun langsung.

Baca juga: Oknum Polisi Aniaya Selingkuhan hingga Luka-luka, Korban Diancam Dihabisi karena Minta Putus

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved