Jangan Sat Set Sat Set Saat Terima Penawaran Pinjol Lewat WA atau SMS, Lakukan Hal Ini Dulu

Di balik keramahan pinjaman online, ada jeratan yang bisa mencekik korbannya.

Editor: Giri
istimewa
ILUSTRASI - Masyarakat perlu untuk berhati-hati dalam memilih dan menggunakan layanan pinjaman online. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Di balik keramahan pinjaman online, ada jeratan yang bisa mencekik korbannya.

Biasanya, pinjaman online (pinjol) memang menawarkan kemudahan proses dan kecepatan dalam pelayanannya.

Namun demikian, masyarakat perlu untuk berhati-hati dalam memilih dan menggunakan layanan pinjaman online.

Dikutip dari Instagram resmi Otorotas Jasa Keuangan (OJK), @ojkindonesia, disebut tawaran pinjaman online memang sering menggiurkan.

"Tapi jangan langsung sat set ajukan pinjol, awas terjebak pinjol ilegal. Apalagi yang ditawarkan SMS atau WA, auto delete aja ya sobat," tulis OJK dikutip Kompas.com, Senin (23/5/2022).

Dalam unggahan itu disebut, sebelum meminjam, calon pengguna perlu memastikan dulu kebutuhannya.

Selain itu, harus diperhatikan juga legalitas pinjol dan kewajiban yang harus dipenuhi peminjam.

Berikut ini adalah modus yang sering digunakan dalam operasi pinjol ilegal.

  • Menawarkan melalui chat Whatsapp atau SMS dari nomor yang tidak dikenal. Sebagai catatan, pinjol legal di bawah pengawasan OJK dilarang menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi tanpa persetujuan konsumen.
  • Menggunakan nama yang menyerupai fintech lending legal untuk mengelabuhi korban.
  • Menawarkan pinjaman cepat tanpa syarat.

Setelah mengetahui modus yang sering digunakan pinjol ilegal, berikut ini adalah tip menggunakan pinjaman online.

Sebelum memutuskan untuk meminjam, seseorang harus terlebih dahulu memastikan kebutuhan dan kemampuan untuk melunasi pinjaman.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved