Breaking News:

PDIP Jabar Ingatkan Ridwan Kamil: Ada 17 Daerah Miskin Ekstrem, Petani Milenial Tak Sesuai Target

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono soroti rencana rencana Ridwan Kamil yang akan maju di Pilpres 2024 di tengah segudang masalah di Jabar.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Ridwan Kamil usai bertemu dengan Airlangga di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, di Kompleks Menteri Widya Chandra, Minggu (15/5) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono soroti rencana rencana Ridwan Kamil yang akan maju di Pilpres 2024 di tengah segudang masalah di Jabar.

Ono Surono menyebut keinginan semacam itu merupakan hak Ridwan Kamil. Namun Ono meminta Ridwan Kamil untuk fokus urus Jabar.

"Dari surat edaran Setneg terkait percepatan kemiskinan ekstrem justru bertambah dari lima kabupaten menjadi 17 kabupaten dan belum ada langkah nyata dari gubernur untuk mengatasinya. Lalu, melihat dari pansus LKPJ DPRD Jabar merekomendasi agar gubernur untuk fokus dalam penanganan kemiskinan," katanya di Cikutra, Jumat (20/5/2022).

Ono juga menilai banyak program prioritas yang belum tercapai target, misalnya program petani milenial dari target sebanyak 5000 orang ini hanya 2000 orang. Lalu, masalah UMKM, dan utamanya masalah infrastruktur yang cenderung tidak dapat mengentaskan kemiskinan.

Baca juga: INDO Survei: Anies Baswedan Menang Pilpres 2024 Jika Duet dengan Ridwan Kamil, Ganjar-Prabowo Lewat

"Gubernur banyak buat alun-alun dan gedung kreatif center yang justru saya rasa tidak langsung bisa mengentaskan kemiskinan di kantong-kantong kemiskinan Jabar," katanya.

Ia menegaskan tidak asal bicara. Indikator masalah di Jabar yang belum diselesaikan itu nyata dan fakta.

"Kami (PDI Perjuangan) berharap kepada Gubernur Jabar di 2022-2023 ini fokus saja bantu kepala daerah bupati/walikota di Jabar dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Alhamdulillah pandemi mereda dan perekonomian mulai tumbuh. Kami berharap Kang Emil fokus tangani masalah-masalah yang ada di Jabar," katanya.

Dia menyarankan orang nomor satu di Jabar itu untuk bangun infrastruktur yang bukan alun-alun atau gedung kreatif center.

Melainkan infrastruktur yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, misalnya jalan desa, jalan lingkungan, poros desa, jalan produksi pertanian, dan bantuan kepada UMKM.

"Ya itu semua untuk petani dan nelayan yang saat ini teriak semua bahwa program Jabar enggak ada. Justru bidang pertanian lebih banyak didapatkan bantuannya dari pusat. Begitu juga dengan yang dirasakan nelayan. Padahal, Jabar kan sumber pangan yang saat ini belum disentuh dari program gubernur. Memang haknya Emil maju RI 1 atau RI 2 tapi urus dulu Jabar," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved