Kepala BPK Jabar Agus Khotib Diperiksa KPK terkait Dugaan Suap Auditor BPK Jabar oleh Bupati Bogor

Kepala BPK Jabar Agus Khotib bersama tiga anak buahnya di BPK Jabar, Dessy Amalia, Winda Rizmayani dan Emmy Kurnia diperiksa KPK.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan uang sebagai barang bukti dalam kegiatan tangkap tangan terhadap Bupati Bogor Ade Yasin di wilayah Jawa Barat. (KOMPAS.com / IRFAN KAMIL) 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Kepala BPK Jabar Agus Khotib bersama tiga anak buahnya di BPK Jabar, Dessy Amalia, Winda Rizmayani dan Emmy Kurnia diperiksa KPK.

Mereka diperiksa di Gedung KPK, Kamis (19/5/2022) terkait kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor yang melibatkan Bupati Bogor Ade Yasin.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses pembentukan tim auditor untuk memeriksa laporan keuangan Pemkab Bogor," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, Jumat (20/5/2022).

Selain itu, dia menyebut Kepala BPK Jabar Agus Khotib dan anak buahnya itu juga diperiksa terkait proses dan teknis pemeriksaan hingga penentuan obyek pemeriksaan.

Selain dari BPK Jabar, penyidik KPK juga memeriksa enam PNS Dinas PUPR Pemkab Bogor.

antara lain, Soebiantoro, Kepala Dinas PUPR Kab. Bogor; Heru Haerudin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor; Gantara Lenggana, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor; Krisman Nugraha, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor; R. Indra Nurcahya, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor; dan Aldino Putra Perdana, PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait proyek-proyek di Dinas PUPR dan dugaan beberapa temuan proyek pekerjaan yang menjadi obyek pemeriksaan Tim Auditor BPK Perwakilan Jabar," kata Ali.

KPK menyebut, Ade Yasin memungut uang dari anak buahnya untuk menyuap auditor BPK Jabar demi dapat opini wajar tanpa pengecualian.

Baca juga: KPK Sebut Demi Menyuap 4 Pegawai BPK Jabar, Bupati Bogor Ade Yasin Pungut Uang dari Anak Buah

Dikutip dari Tribunnews, hal itu diketahui saat penyidik KPK periksa sembilan saksi.

Antara lain PNS/Kasubag PBJ Kabupaten Bogor Unu, Pegawai RSUD Cibinong Sapto Aji Eko, PNS/Kasubbid Gaji BPKAD Kab. Bogor Ferry Syafari, Kabid AKTI BPKAD Kabupaten Bogor Wiwin Yeti Heriyati.

Kemudian PNS di Dinas PUPR Kabupaten Bogor Khairul Amarullah, PNS/ Kabid Aset BPKAD Kabupaten Bogor WR. Pelitawan, Kasubbag Keuangan Bappenda Kabupaten Bogor Rizki Setiawan, PNS/ Staf di Bagian Perlengkapan Kabupaten Bogor Ridwan Hendrawan alias Awok, dan Kasubag Kesra Setda Kabupaten Bogor Iip.

Mereka diperiksa terkait kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor 2021 di Gedung KPK pad Rabu (18/5/2022).

"Seluruh saksi hadir dan para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan pengumpulan sejumlah uang dari beberapa SKPD yang menjadi obyek audit oleh ATM [Anthon Merdiansyah-BPK Jabar] bersama tim auditor BPK Perwakilan Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, Kamis (19/5/2022).

KPK telah menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin bersama tujuh orang lain sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved