Minggu, 31 Mei 2026

My Skill Rintisan Karya Alumni ITB Dapat Pendanaan Dari East Venture

My Skill, start up teknologi pendidikan dapat pendanaan tahap awal dari East Venture. My Skill dirintis dua eks mahasiswa Institut Teknologi Bandung

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Istimewa
My Skill start up Indonesia 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- My Skill, sebuah start up teknologi pendidikan dapat pendanaan tahap awal dari East Venture. My Skill dirintis dua eks mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB).

East Ventur merupakan perusahaan venture capital terkemuka di Asia Tenggara yang juga jadi investor investor pertama pada unicorn Indonesia, yakni Tokopedia dan Traveloka.

Co-Founder dan Chief Executive Officer MySkill, Angga Fauzan, menjelaskan, dana itu akan mempercepat misinya dalam mendukung para pencari kerja di Indonesia untuk menggapai karir impian mereka.

"Kami sangat berterima kasih dan menghargai dukungan pendanaan ini dari East Ventures," katanya di Bandung, Rabu (18/5) dalam keterangan tertulis.

Dia tidak menyebut nilai investasi dari East Venture yang diterima. Namun, startup rintisannya yang fokus terhadap persiapan karir dan pengembangan skill bagi kaum muda, akan mengalokasikan pendanaan tersebut untuk mempercepat ekspansi serta mengembangkan produk yang ditawarkan.

Baca juga: Hadiri Milenial EdUUfest, Wagub Jabar Minta Pelajar Harus Miliki Ini, Tak Cuma Hard & Soft Skill

"Saat ini, MySkill mengembangkan metode penggabungan tiga jenis pembelajaran yakni Independen, Interaktif, dan Privat," katanya.

Tiga metode itu termasuk mentoring privat, bootcamp interaktif, dan video e-learning on-demand yang diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam.

"Kombinasi ini dapat menghadirkan hasil yang lebih baik dari proses pembelajaran. Dengan solusi inovatif yang memastikan hasil pembelajaran yang lebih baik, kami berharap akan menciptakan efek domino dalam menghasilkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih baik di Indonesia," ujarnya.

MySkill dirintis sejak pertengahan 2021 bersama Erahmat selaku Co-Founder & Chief Business Officer yang dilatarbelakangi kesenjangan keterampilan yang sangat besar antara dunia akademik dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

MySkill berbasis di Indonesia yang didirikan oleh Angga dan Erahmat, kawan semasa kuliah di ITB yang telah berkecimpung di dunia pendidikan dan bisnis selama lebih dari enam tahun.

Angga mulai membangun organisasi komunitas pendidikannya di ITB dan mendapatkan nominasi Edinburgh Student Awards saat menempuh magister di Britania Raya.

Angga juga telah bekerja sebagai profesional di bidang marketing selama lebih dari 6 tahun di berbagai startup seperti Zenius dan Bibit.

Sedangkan Erahmat saat ini sedang menyelesaikan studi PhD-nya di Korea Selatan, sesaat usai menyelesaikan S1 di ITB.

Dia juga memiliki pengalaman dalam bisnis Pelatihan Olimpiade Sains Nasional dan Internasional, dan mendapatkan kepercayaan dan telah bekerja sama dengan berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Informasi lebih lanjut terkait startup edutech ini bisa diketahui dengan mengakses myskill.id atau melalui partnership@linimuda.id.

Principal East Ventures, Devina Halim, memastikan pihaknya sangat antusias dalam menjadikan MySkill sebagai bagian dari portofolionya. Mereka meyakini MySkill akan menjadi solusi yang tepat dalam memastikan kesiapan dunia akademik dan keterampilan penggunanya dalam mendapatkan pekerjaan impian.

"Melihat kesenjangan besar yang dihadapi ketenagakerjaan Indonesia saat ini, kami percaya MySkill dapat membawa lebih banyak pertumbuhan serta dampak ke industri tenaga kerja di Indonesia," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved