India Juara Piala Thomas 2022, Gopichand Sebut Prestasi Terbesar Setelah Piala Dunia Kriket 1983

Untuk pertama kalinya sepanjang digelar sejak 1958, India juara Piala Thomas 2022 setelah mengalahkan Indonesia, raksasa bulutangkis dunia.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
BWF
Tim bulutangkis India selebrasi kemenangan setelah memastikan diri juara Piala Thomas 2022 

TRIBUNJABAR.ID- Untuk pertama kalinya sepanjang digelar sejak 1958, India juara Piala Thomas 2022 setelah mengalahkan Indonesia, raksasa bulutangkis dunia.

Kiprah India di Piala Thomas 2022 mengejutkan sejak perempat final. Di perempat final, India menaklukan raksasa lainnya, Malaysia.

Di semifinal, mereka kembali membuat kejutan dengan mengalahkan Denmark. Di final, Indonesia yang tercatat 14 kali juara Piala Thomas 2022 diunggulkan. Bagaimana tidak, tim yang diturunkan semuanya unggulan.

Baca juga: BREAKING NEWS India Juara Piala Thomas Untuk Pertama Kali, 3 Unggulan Indonesia Tumbang

Di partai pertama, ada Anthony Ginting peringkat 5 dunia, tumbang oleh Lakshya Sen. Di partai kedua, ganda putra, bukan main, Kevin/Ahsan melawan Chirag Shetty/Rankireddy, juga tumbang.

Lemparan raket oleh Srikath Kidambi tunggal putra India setelah mendapat poin akhir saat melawan Jonatan Christie, jadi euforia yang akan dikenang sepanjang massa oleh bulutangkis India karena berhasil menaklukan Indonesia.

Pelatih kepala India Pullela Gopichand berbicara kepada India Today, mengungkapkan kegembiraan atas kemenangan India di Piala Thomas.

Baca juga: Hendra/Ahsan Ucapkan Salam Perpisahan, Tak Akan Ada Mereka di Piala Thomas Selanjutnya

"Ini luar biasa, kemenangan ini sangat besar. Saya pikir cara Lakshya Sen mulai mengatur momentum dan di kejuaraan ini terutama di mana bulu tangkis sangat besar, saya pikir tekanan itu terus meningkat. Saya pikir cara Srikanth dan Lakshya bermain sangat baik, dan tentu saja Satwik dan Chirag benar-benar ajaib," kata Pullela Gopichand, dikutip dari India Today.

Saat partai kedua, Indonesia berharap kemenangan pada ganda putra Kevin/Ahsan. Namun harapan itu buyar. Begitu juga pada partai ketiga, juga lagi-lagi buyar.

"Saya pikir ketiga pertandingan itu benar-benar luar biasa," katanya.

Bagi India, kemenangan di ajang kejuaraan dunia beregu bulutangkis Thomas Cup, merupakan peristiwa bersejarah.

“Saya akan mengatakan bahwa dalam hal bulutangkis ini bahkan lebih besar (dari pada kemenangan Piala Dunia 1983)," katanya.

Seperti diketahui, prestasi India di dunia olahraga yang tidak terlupakan adalah Piala Dunia Kriket yang berhasil juara dunia pada 1983.

"Saya pikir tidak ada yang akan membayangkan bahwa kami akan memenangkan sesuatu sebesar ini. Jika anda pergi ke negara yang bermain bulutangkis seperti China dan Malaysia, andak akan katakan bahwa India akan memenangkan Piala Thomas suatu hari nanti, mereka akan menertawakan anda beberapa tahun yang lalu.Tapi saya pikir kualitas tunggal dan ganda juga telah memastikan bahwa kami mampu melakukan ini," katanya.

Ia juga mengakui kemenangan atas Malaysia dan Denmark membuat mereka yakin bisa juara di Thomas Cup.

“Saya pikir sangat besar bagi India untuk mencapai tahap itu. Untuk mengalahkan Malaysia di perempat final dan kemudian Denmark, saya pikir itu menunjukkan karakter tim," kata dia.

Kemenangan India di Thomas Cup sangat besar artinya bagi perkembangan olahraga di India, terutama bulutangkis.

"Saya benar-benar sangat senang, tidak hanya untuk bulu tangkis India tetapi untuk olahraga India. Jika Anda mengesampingkan kriket, saya pikir tidak ada olahraga lain di negara ini yang dapat berbicara tentang tim seperti ini," katanya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved