Anak yang Alami Gizi Buruk di Cianjur Meninggal Dunia, Fotonya Sempat Viral

Mutia Septiani (8) yang diduga mengalami gizi buruk meninggal dunia saat dirawat di RSUD Sayang Cianjur, Kamis (12/5/2022), sekitar pukul 09.30 WIB.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Ilustrasi gizi buruk. Mutia Septiani (8) yang diduga mengalami gizi buruk meninggal dunia saat dirawat di RSUD Sayang Cianjur, Kamis (12/5/2022), sekitar pukul 09.30 WIB.(sehatq.com) 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Mutia Septiani (8) yang diduga mengalami gizi buruk meninggal dunia saat dirawat di RSUD Sayang Cianjur, Kamis (12/5/2022), sekitar pukul 09.30 WIB.

Anak dari pasangan Alan dan Yati Rohayati asal Kampung Tegal Panjang RT 03/01, Desa Mekarjaya, Kecamatan Mande, ini  fotonya sempat viral karena tubuhnya yang sangat kurus.

Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Mande, dan Puskesmas Jamali sempat turun tangan langsung menangani Mutia.

Camat Mande, Rella Nurella, membenarkan informasi Mutia Septiani meninggal saat mendapatkan perawatan di RSUD Sayang Cianjur.

"Iya benar, Mutia Septiani gadis belia yang didiagnosis gizi buruk pada beberapa waktu lalu, kini sudah meninggal dunia," kata Rella.

Rella mengatakan, sebelum meninggal dunia, Mutia sempat dirawat di ruang ICU selama tiga hari. Sebelumnya, dia ditangani Puskesmas DTP Mande.

"Jadi, Mutia semasa hidupnya mendapatkan perawatan yang intensif dari medis, mungkin Allah berkehendak lain," katanya.

Menurutnya, keluarga pasien tidak memiliki BPJS Kesehatan sehingga segala sesuatunya diurus oleh Pemerintahan Desa Mekarjaya.

"Alhamdulillah semua biaya pengobatan untuk Mutia ditanggung oleh Pemerintah Desa Mekarjaya," katanya.

Rella sangat prihatin dan turut berbelasungkawa terlebih bagi keluarganya yang ditinggalkan.

"Semoga surga menantinya. Selain saya juga meminta di masing-masing desa di Kecamatan Mande lebih mengantisipasi dengan cara pendataan dan sosialisasi agar tidak lagi ada kasus serupa," ujarnya.

Kepala Puskesmas DTP Mande, Euis Ratna Juwita, mengatakan, kabar meninggalnya Mutia Septiani membuat dia bersama unsur pemerintahan di Kecamatan Made khususnya Desa Mekarjaya ikut dan turun langsung untuk menanganinya.

"Iya benar, kami dari puskesmas, bersama camat dan Pemerintahan Desa Mekarjaya sempat turun tangan langsung menangani Mutia," katanya. (fam)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved