Tersentil Karena Video Viral, Termasuk Ada Unggahan Ridwan Kamil, Ini Kata Kades Ciranca Majalengka

"Dampak dari video viral itu, sampai sekarang saya banyak ditelepon, baik dari media, dinas maupun instansi yang lain."

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Istimewa
Tangkapan layar video heboh yang memperlihatkan rombongan pengantin yang jumlahnya mencapai 3.000 orang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Ohan Rohandi, Kepala Desa Ciranca di Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka,  tak terima desanya menjadi viral lantaran ada yang mengunggah acara pernikahan dengan narasi dihadiri ribuan orang.

Menurutnya, jumlah tamu dalam acara pernikahan itu tak lebih dari 500 orang.

Gara-gara unggahan itu, Ohan tak bisa tenang lantaran banyak orang yang menghubungi meminta klarifikasi terkait video viral tersebut.

"Dampak dari viralnya video itu, sampai sekarang saya banyak ditelepon, baik dari media, dinas maupun instansi yang lain."

"Yang dikhawatirkan, adanya dampak negatif dari viralnya video itu."

"Saya pastikan jumlah rombongan pengantar pengantin yang mencapai ribuan itu bohong. Jumlahnya kurang lebih hanya 500 orang. Secara kasat mata juga bisa dilihat, tidak sampai ribuan bahkan, 500 juga sepertinya tidak ada," ujar Ohan saat ditemui di Balai Desa Ciranca, Selasa (10/5/2022).

Kepala Desa Ciranca, Ohan Rohandi, Selasa (10/5/2022).
Kepala Desa Ciranca, Ohan Rohandi, Selasa (10/5/2022). (Tribun Jabar/Eki Yulianto)

Baca juga: VIRAL Video Pengantar Pengantin Lewati Jalan Nanjak Ternyata di Majalengka, Benarkah Jumlahnya 3000?

Dampak dari video viral itu, ucapnya, adanya dugaan tidak bisa menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu, pihaknya menyayangkan adanya video viral yang membawa nama desanya.

"Dampak yang paling khawatirnya, ada yang menganggap pemerintah desa tidak bisa menjaga protokol kesehatan di tengah masihnya pandemi Covid-19. Saya sangat menyayangkan sekali viralnya video itu," ucapnya.

Ia pun meminta untuk pengunggah pertama video itu menghapus unggahan tersebut.

Pengunggah pertama video viral itu adalah fotografer yang disewa dalam acara resepsi pernikahan tersebut.

"Saya sangat menyayangkan sekali viralnya video itu, bahkan saya kecam pengunggah pertama video tersebut."

"Mereka tidak bertanggung jawab. Kami sudah mencoba menghubungi pihak WO (pengunggah pertama video) namun tidak ada tanggapan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved