Liga Italia

Juventus Dipermalukan Tim Zona Degradasi, Massimiliano Allegri: Saya Lebih dari Marah!

Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, sangat marah kepada anak asuhnya setelah dipermalukan tim peringkat 19 Liga Italia, Genoa.

Editor: Hermawan Aksan
net
Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, marah karena timnya dipermalukan Genoa. 

TRIBUNJABAR.ID - Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, sangat marah kepada anak asuhnya setelah dipermalukan tim peringkat 19 Liga Italia, Genoa.

Juventus harus menelan pil pahit setelah gagal meraih hasil positif dalam lawatannya ke markas Genoa pada laga pekan ke-36 Liga Italia 2021-2022.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Jumat (6/5/2022) atau Sabtu dini hari WIB, Si Nyonya Tua kalah 1-2 dari Genoa.

Padahal, Juventus lebih dulu memimpin lewat aksi Paulo Dybala pada menit ke-48.

Baca juga: Inter Milan ke Puncak Klasemen Liga Italia, Juventus Dipermalukan Penghuni Zona Degradasi

Albert Gudmunsson berhasil membawa Genoa menyamakan kedudukan pada menit ke-87.

Puncaknya, Domenico Criscito mencetak gol lewat titik putih (90+6') untuk memastikan kemenangan comeback timnya atas Juventus.

Juventus dipaksa menyerah 1-2 oleh Genoa pada laga pekan ke-36 Liga Italia 2021-2022.
Juventus dipaksa menyerah 1-2 oleh Genoa pada laga pekan ke-36 Liga Italia 2021-2022.
 

Seusai laga, Massimiliano Allegri tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil tersebut.

Allegri lantas mengungkapkan kekesalannya terhadap performa buruk anak asuhnya.

"Saya lebih dari marah," kata Allegri seperti dikutip BolaSport.com dari Sky Sport Italia.

"Saya kecewa karena tidak memenangi pertandingan yang berada di jalur yang benar."

"Kami seharusnya bisa mencetak gol kedua, tetapi ternyata gagal."

Baca juga: Termasuk LIVERPOOL, Inilah 6 Tim yang Lebih Kuat ketimbang Juventus Menurut Massimiliano Allegri

Pelatih berusia 54 tahun itu kemudian menjelaskan alasannya mengganti beberapa pilarnya saat dalam kondisi memimpin.

"Hal yang benar-benar perlu kami perbaiki, meskipun harus diakui karakteristik para pemain tidak cocok untuk itu, adalah bahwa begitu kami harus mengganti Arthur, Minetti, dan Dybala, kami tidak memiliki pemain yang bisa mendikte tempo," tutur juru taktik asal Italia itu menambahkan.

Dengan kekalahan tersebut, Juventus dipastikan gagal meraih scudetto Liga Italia musim ini.

I Bianconeri tak bisa lagi mengejar perolehan poin Inter Milan yang berada di puncak klasemen.

Target realistis Juventus adalah finis di posisi empat besar klasemen untuk mengamankan tiket Liga Champions.

Juventus saat ini masih berada di posisi keempat dengan 69 poin.

Genoa menempati peringkat ke-19 karena baru mengantongi 28 poin. (*)

Baca juga: LIVERPOOL Dapat 2 Keuntungan dari Kekalahan Man City di Liga Champions, Kata Jamie Carragher

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved