Wagub Jabar Minta Pemuda yang Injak Alquran Segera Ditindak, Heran Pelecehan Agama Masih Terjadi

Wakil Gubernur Jawa Barat herap kasus penistaan atau pelecehan agama kerap terjadi.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta pelaku penginjak Alquran yang videonya viral di media sosial untuk segera ditindak oleh aparat penegak hukum dan diberi peringatan oleh masyarakat.

Ia pun heran kejadian pelecehan simbol agama masih terus terjadi di negeri ini.

"Kepada masyarakat, tolong kalau ada yang seperti itu, berikan tindakan. Tapi maksud tindakan di sini bukan tindakan yang melanggar hukum. Sudah mah ini melanggar hukum, masa ditindak dengan yang melanggar hukum lagi," kata Uu melalui ponsel, Kamis (5/5/2022).

Ia mengatakan jika sudah ditemukan pelakunya, pemuda tersebut harus dipanggil oleh tokoh masyarakat atau oleh kiai, untuk diberi peringatan.

Tidak hanya diserahkan kepada kepolisian atau kepada aparat penegak hukum. 

"Ini juga menurut kami kurang kepedulian. Kalau ada pelanggaran-pelanggaran terhadap agama, penistaan agama hanya diserahkan kepada pemerintah ataupun aparat. Ini juga butuh edukasi, tidak sekadar efek jera," katanya.

Ia pun merasa heran masih saja ditemukan kasus-kasus pelecehan agama di negara yang menjunjung tinggi keberagaman lewat Bhineka Tunggal Ika.

"Saya tidak habis pikir kenapa orang yang suka menghina atau melecehkan simbol-simbol keagamaan dan juga ajaran-ajaran agama, ini selalu ada. Kemarin seorang yang ngaku petinggi agama seperti itu adanya, sampai sekarang juga belum tertangkap ya. Dan sekarang ada lagi anak muda injak-injak Alquran dan yang lain itu maksudnya apa," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada semua masyarakat untuk menjaga toleransi.

Allah sudah menciptakan manusia berbeda suku, bahasa, dan agama, dan semuanya harus dibarengi dengan upaya saling menghargai.

"Saya meminta kepada orang tua, berikan pemahaman terhadap anak kita tentang keagamaan atau ilmu yang bersifat ukhrawi. Jangan hanya diberikan pendidikan ilmu yang bersifat duniawi. Karena kalau hanya dijejali dengan ilmu yang bersifat duniawi, kami khawatir mereka tidak percaya dengan adanya Tuhan, tidak percaya surga dan neraka," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video seorang pemuda di Sukabumi sengaja menginjak Al Quran viral di media sosial.

Video tersebut diunggah di salah satu akun Facebook hingga menjadi perbincangan warganet di jagat maya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved