Libur Lebaran 2022
Mau Keluar Pangandaran Pun Perlu Waktu 22 Jam, di Gentong Disambut Lagi Kemacetan
Kemacetan luar biasa memang sempat terjadi di kawasan wisata Pangandaran.
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kemacetan parah dirasakan warga yang hendak keluar dari Pangandaran.
Butuh waktu 22 jam untuk keluar dari objek wisata Pangandaran menuju Kalipucang.
Sejak kemarin, Rabu (4/5/2022), kepadatan lalu lintas terjadi di jalur selatan Jawa Barat.
Di kawasan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, terjadi kemacetan panjang kendaraan sampai 10 kilometer sejak Rabu (4/5/2022) malam tadi.
Kepadatan kendaraan ini hampir dari dua arah baik dari Timur ke Barat arah Tasikmalaya menuju Bandung dan Jakarta, pertanda arus balik mulai berlangsung pada H+3 Lebaran.
Sedangkan kepadatan kendaraan dari arah Barat ke Timur dari Bandung ke Tasikmalaya tinggi menuju kawasan Objek Wisata Pangandaran, Jawa Barat.
Bahkan sesuai informasi warga yang berkunjung ke Pangandaran telah terjadi kemacetan dari Kalipucang, Pangandaran sampai ke Gerbang Utama Objek Wisata tersebut sejak Rabu (4/5/2022) sampai hari ini Kamis (5/5/2022).
"Saya kemarin mau keluar dari dalam Pangandaran ke Kalipucang sampai 22 jam. Kalau sudah Kalipucang sampai ke Tasikmalaya normal. Katanya mulai dari Gentong sudah macet parah," kata Amin Ridwan (38), salah seorang warga Mangkubumi Kota Tasikmalaya usai pulang dari Pangandaran, Kamis siang.
Kemacetan mulai dari Kawasan Gentong, Tasikmalaya, itu dibenarkan Kepala Bagian Operasi Polres Tasikmalaya Kota Kompol Shohet.
Pihaknya malam tadi mulai melakukan penguraian arus kepadatan kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung dengan sistem buka tutup satu arah.
Upaya itu karena semakin banyaknya volume kendaraan arus balik yang memilih lewat Gentong Tasikmalaya. Adapun para pemudik yang hendak balik lagi ke Bandung dan Jakarta dari kampung halaman biasanya mengunjungi terlebih dahulu beberapa objek wisata, khususnya Pantai Pangandaran Jawa Barat.
"Betul, sejak malam tadi arus kendaraan sudah mulai deras. Terjadi kemacetan sampai 10 kilometer dan sedang diupayakan terus menerus untuk penguraian. Alhamdulillah, meski kendaraan terus deras, kita masih bisa berupaya mengurai," kata Shohet.
Sampai saat ini, arus kendaraan di Gentong masih terjadi kepadatan karena dimungkinkan musim libur Lebaran masih panjang.
Hal ini diperparah dengan arus balik Lebaran yang sudah mulai terjadi di kawasan jalur Selatan Jawa Barat.
Baca juga: Wisatawan Padati Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka, Polisi Berlakukan Contra Flow
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalur Gentong Tasikmalaya Macet, Warga: Keluar dari Pangandaran sampai 22 Jam".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Macet-parah-Kalipucang-Pangandaran.jpg)