Kehidupan Para Napi di Lapas Majalengka saat Momen Lebaran, Bagaimana Mereka Obati Rindu Keluarga?

Hari Raya Lebaran menjadi momen tersendiri yang dinantikan bagi napi Lapas Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Kalapas Majalengka, Suparman memberikan ketupat kepada perwakilan warga binaan sebagai pengobat rindu kepada keluarga 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Hari Raya Lebaran menjadi momen tersendiri yang dinantikan bagi napi Lapas Majalengka.

Pasalnya, hanya di momen itu lah mereka bisa memakan makanan khas Idul Fitri yang disajikan oleh petugas lapas.

Memang, Hari Raya Idul Fitri kerap diidentikkan dengan ketupat dan opor ayam.

Banyak kaum muslim yang beramai-ramai menikmati makanan khas yang terbuat dari Janur (daun kelapa) itu, saat berkumpul bersama keluarga, setelah melaksanakan Salat Ied.

Tradisi tersebut tentu memiliki nilai yang mahal bagi mereka yang tidak berkumpul dengan keluarga, karena berbagai alasan.

Salah satu warga yang tidak bisa berkumpul dengan keluy, yakni para napi di Lapas Majalengka.

Menyadari rasa rindu yang dimiliki para warga binaan kepada keluarga, pihak Lapas Majalengka berinisiatif untuk 'menghadirkan' suasana lebaran kepada mereka.

Menikmati ketupat lengkap dengan opor ayam jadi momen berharga bagi warga binaan di Lapas itu pada hari raya Idul Fitri 1443 hijriah ini.

Baca juga: Hari Lebaran, Harga Daging Kambing di Pasar Sindangkasih Majalengka Lebih Mahal dari Daging Sapi

Setelah kemarin melaksanakan salat Ied dan apel remisi, hari ini warga binaan berbaur menjadi satu, untuk menikmati suasana lebaran.

Meski hanya dengan menyantap ketupat opor tanpa ada orang-orang tercinta di samping mereka.

"Setelah kemarin menggelar acara remisi khusus, hari ini kami lanjutkan kegiatan di momen lebaran dengan makan ketupat bersama warga binaan. Semua warga binaan baik narapidana maupun tahanan," ujar Kepala Lapas Majalengka, Suparman, Selasa (3/5/2022).

Kalapas Majalengka berharap, momen tersebut menjadi pelajaran bagi semua warga binaan.

Lewat makan ketupat dan opor ayam, diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya keluarga, sehingga mereka nantinya akan lebih baik baik lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved