Mudik Lebaran 2022
Cerita Para Pemudik yang Perjalanannya Lancar, Bekasi-Brebes Pakai Motor 6 Jam
Banyak para pemudik yang justru tak merasakan kemacetan saat pulang kampung.
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi
TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Mauludin (29) tahun mudik ke Brebes, Jawa Tengah dari Bekasi, Jawa Barat menempuh waktu 6 jam.
Ia berangkat dari rumahnya di Bekasi sekitar Pukul 16.00 WIB dan sampai ke Brebes pada Pukul 22.00 WIB.
"Alhamdulillah lancar, sampai rumah sekitar 6 jam. Berangkat jam 4 sampai jam 10 malam. Walau ada macet, tetapi cuma sebentar saja, enggak panjang, " kata Mauludin saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (1/5/2022).
Mauludin ngegas motor maticnya menyusuri sepanjang jalan arteri pantura.
Ia membawa anak dan istrinya untuk pulang ke kampung halaman.
"Biasanya macet parah di Karawang, tetapi mudik kemarin. Alhamdulillah Karawang enggak macet parah. Hanya ada kepadatan, tetapi cuma sebentar lalu lancar lagi, " katanya.
Mauludin mengatakan, sangat berterimakasih kepasa petugas yang menjalankan tugas selama pengamanan mudik, sehingga mudik berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, seorang pemudik asal Karawang Nuri (30) mengaku melewati jalur Tol Karawang Barat ke Pejagan, Brebes, Jawa Tengah hanya menempuh waktu 4 Jam.
Mudik lancar itu dirasakannya setelah petugas melakukan pemberlakuan one way.
Nuri merupakan pemudik asal Karawang yang hendak pulang ke Kebumen, Jawa Tengah. Ia berangkat melalui jalur tol bersama keluarganya pada Pukul 23.00 WIB dan keluar dari Pejagan pada Pukul 03.00 WIB dini hari.
"Cuma macet sedikit saat mau masuk Gerbang Tol Karawang Barat dan mau keluar ke Gerbang Tol Pejagan, " katanya.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkapkan, salah satu keberhasilan mengatasi kepadatan kendaraan pemudik di Karawang adanya tim urai.
Tim urai bertugas berpatroli menggunakan sepeda motor di jalur tol maupun arteri untuk menyelesaikan penyebab kepadatan.
"Kami Polres Karawang memang menyiapkan tim urai. Itu memang strategi kami. Ketika terjadi kepadatan arus maka tim urai dengan roda dua akan berpatroli. Maka ketika kami menemukan kepadatan tersebut. Maka kami akan memberikan solusi, bisa saja karena ada kendaraan yang rusak atau menepi karena alasan lain. Sehingga itulah pentingnya dan gunanya tim urai, " kata Aldi.
Baca juga: Hari Minggu Diprediksi Arus Kendaraan Pemudik yang Melalui Karawang Diprediksi Bakal Berkurang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/simpang-jomin-cikampek.jpg)