Joko Suranto Tak Kuasa Membendung Tangis, Disambut Meriah Ribuan Warga Grobogan saat Pulang Kampung

Tangis haru ribuan warga di Desa Jetis Grobogan pecah menyambut kedatangan Joko Suranto, Jumat (29/4/2022).

Editor: Ravianto
Antusiasme warga Desa Jetis Grobogan menyambut Crazy Rich Joko Suranto pulang kampung, Jumat (29/4/2022). (Tribun Jateng/Rezanda Akbar) 

TRIBUNJABAR.ID, GROBOGAN - Joko Suratno Crazy Rich Grobogan yang membangun jalan di Desanya, yakni Desa Jetis, Karangrayung, Grobogan sepanjang 1,8kilo dengan biaya 2,8 miliar mudik ke kampung halamannya.

Kedatangan Joko Suranto disambut dengan antusias oleh warga setempat.

Tangis haru ribuan warga di Desa Jetis Grobogan pecah menyambut kedatangan Joko Suranto, Jumat (29/4/2022).

Mereka sudah bersiap-siap dari jam 2 siang menunggu kedatangan Joko Suranto yang sampai di Desa Jetis jam 5 sore.

Ketika sampai, banyak warga yang langsung memeluk dirinya dengan tangisan haru gembira.

Rangkaian bunga pun dikalungkan ke lehernya saat menyambutnya.

Bahkan mata Joko Suranto juga terlihat berkaca-kaca dan juga tak kuasa membendung tangisnya.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (DPD REI) Jawa Barat, Joko Suranto saat wawancara khusus dengan wartawan senior Tribun Jabar, Machmud Mubarok, di Jalan Cilaki, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/4/2022). Crazy rich asal Grobogan, Jawa Tengah, ini belakangan viral di media sosial setelah berinisiatif membangun jalan di kampung halamannya yang rusak dengan menggunakan uang pribadi sebesar Rp 2,8 miliar. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (DPD REI) Jawa Barat, Joko Suranto saat wawancara khusus dengan wartawan senior Tribun Jabar, Machmud Mubarok, di Jalan Cilaki, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/4/2022). Crazy rich asal Grobogan, Jawa Tengah, ini belakangan viral di media sosial setelah berinisiatif membangun jalan di kampung halamannya yang rusak dengan menggunakan uang pribadi sebesar Rp 2,8 miliar. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Ketika ditanya terkait perasaan Joko Suranto, ia tidak dapat berkata-kata.

Hanya mata yang berkaca-kaca menjelaskan semua perasaanya.

"Aduh, itu susah untuk berkata-kata. Kita lakukan karena cinta kebaikan, saling membantu bersedekah dalam amal jariyah," katanya.

Menurutnya, kebaikan perlu dikedepankan.

"Insya Allah akan membawa kebaikan, kemaslahatan. Sebagai manusia, umat, kebaikan ini harus dikedepankan. Anak-anak kita harus mendapatkan contoh yang lebih baik," ucapnya.

Ia tidak menyangka, adanya sambutan untuk dirinya.

"Saya sudah sampaikan, kalau tidak perlu ada penyambutan atau apapun karena jangan sampai kalau ada yang punya prasangka tidak baik dan tidak benar," terangnya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved