Kamis, 9 April 2026

Ukraina Ternyata Juga Minta Bantuan Persenjataan dari Indonesia tapi Ditolak, Jokowi Katakan Begini

Awalnya, Jokowi membeberkan komunikasinya dengan Volodymyr Zelenskiy melalui sambungan telepon pada Rabu (27/4/2022) lalu pukul 15.00 WIB.

Editor: Ravianto
Kanal YouTube Sekretarian Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menolak permintaan bantuan senjata dari Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menjelaskan alasan permintaan bantuan persenjataan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

Jokowi pun menolak permintaan tersebut.

Awalnya, Jokowi membeberkan komunikasinya dengan Volodymyr Zelenskiy melalui sambungan telepon pada Rabu (27/4/2022) lalu pukul 15.00 WIB.

"Dalam perbincangan telepon dengan presiden Ukraina, saya memperoleh update mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina. Dalam pembicaraan itu dibahas juga mengenai berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia," kata Jokowi dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (29/4/2022).

Namun, Jokowi menolak permintaan bantuan itu. Dia pun menjelaskan alasannya.

"Saya menegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri, Indonesia melarang permintaan bantuan persenjataan kepada negara lain," ujarnya.

Meskipun begitu, Jokowi memastikan akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Ukraina.

"Saya sampaikan mengenai harapan agar perang dapat segera dihentikan dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan," pungkasnya.

Vladimir Putin Akan Hadir di KTT G20

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas KTT G20 dan kondisi terkini di Ukraina.
Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon pada Kamis malam (28/4/2022).
Dalam perbincangan tersebut Presiden Jokowi mengundang Putin hadir pada KTT G20 di Bali November mendatang. Putin menerima undangan Presiden Jokowi dan akan hadir dalam forum internasional tersebut. 
"Dalam kesempatan tersebut presiden Putin menyampaikan terima kasih atas undangan KTT G20 dan beliau menyatakan akan hadir," kata Jokowi dalam keterangan persnya, Jumat, (29/4/2022).
Selain itu kata Presiden, dalam perbincangan telepon, Putin juga memperbaharui informasi mengenai kondisi terkini di Ukraina.
Termasuk di dalamnya upaya-upaya yang dilakukan Rusia.
"Termasuk proses negosiasi yang terus berlangsung antara Rusia dan Ukraina," katanya.
Kepada Putin, Presiden menekankan agar perang antara Rusia dan Ukraina untk segera diakhiri. Indonesia siap berkontribusi dalam terciptanya upaya damai.
 "Saya juga menekankan agar solusi damai dapat terus dikedepankan dan Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut," pungkasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved