Ramadan 1443 H

Inilah Sederet Ciri-ciri Seorang Muslim Jika Puasa Diterima Allah SWT Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat

Umat muslim telah berusaha melaksanakan ibadah puasa Ramadan, ternyata tidak semua amalan diterima. Berikut ciri-ciri seorang muslim yang puasanya

Editor: Hilda Rubiah
Pixabay
ilustrasi Ciri-ciri Seorang Muslim Jika Puasa Diterima Allah SWT 

Permusuhan yang terjadi akibat diadu akan membawa kerugian pada banyak pihak.

4. Melakukan Sumpah Palsu

Orang yang bersumpah palsu pasti dengan sengaja akan menguntungkan suatu pihak dan merugikan pihak yang lain.

Sumpah palsu ini berhubungan dengan berbohong.

Perbuatan dosa ini akan menghilangkan kebenaran berganti dengan kezholiman.

5. Memandang Lawan Jenis dengan Syahwat

Orang yang sedang berpuasa wajib menahan hawa nafsu, termasuk hasrat terhadap lawan jenis.

Makna dari syahwat di sini adalah adanya dorongan dari hati untuk memandangnya atau meneruskan pandangan yang mulanya tidak disengaja.

Baca juga: Apakah Itikaf Harus di Mesjid demi Meraih Lailatul Qadar? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Puasa seseorang dapat dikatakan batal jika melakukan perbuatan yang dilarang bagi orang yang sedang berpuasa.

Berikut ini daftar beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, dikutip dari Gramedia:

1. Makan, minum atau memasukkan benda dengan sengaja ke dalam lubang atau rongga tubuh

Perbuatan utama yang wajib dilakukan orang yang sedang berpuasa adalah menahan diri dari makan dan minum sejak waktu fajar hingga terbenamnya matahari.

Sehingga, makan dan minum dengan sengaja dapat membatalkan puasa.

Selain makan, segala aktivitas mengonsumsi benda ke dalam mulut dapat membatalkan puasa, misalnya merokok dan menyuntikkan obat atau vitamin atau cairan lainnya ke dalam tubuh.

2. Melakukan kegiatan seksual

Hal ini jelas akan membatalkan puasa, karena ibadah puasa bertujuan menjaga seseorang yang menjalankannya agar menahan hawa nafsu.

Selain itu, orang yang melakukan kegiatan seksual dikhawatirkan dapat menyebabkan dirinya dalam keadaan tidak suci, sehingga puasanya batal.

3. Bekam

Bekam atau aktivitas mengeluarkan darah yang mengandung toksin dari tubuh manusia dapat membatalkan puasa.

Hal ini dikarenakan seseorang yang berpuasa tidak diperkenankan untuk mengeluarkan apapun yang ada di dalam tubuh saat puasa termasuk mengeluarkan darah.

Sehingga, bekam merupakan hal yang membuat batal puasa.

4. Menyengajakan keluarnya air mani

Orang yang berpuasa wajib ada dalam keadaan suci.

Sehingga, mengeluarkan air mani atau sperma dapat membuat batal puasa.

5. Haid atau nifas

Saat berpuasa, seseorang harus berada dalam keadaan suci atau terhindar dari najis besar, seperti haid/nifas.

Darah yang keluar saat haid atau nifas merupakan darah kotor yang tergolong najis besar, sehingga dapat membuat batal puasa.

6. Kehilangan akal (gila atau tiba-tiba pingsan)

Orang yang hilang akal tidak diwajibkan untuk berpuasa, karena sudah tidak bisa berfikir secara jernih.

Sehingga orang sedang berpuasa dan mengalami pingsan atau hilang akal, maka otomatis puasanya batal.

7. Berenang

Pada dasarnya berenang diperbolehkan saat berpuasa.

Namun, jika seseorang yang berpuasa harus menjaga agar tidak ada air yang masuk ke tubuh.

Hal ini pastinya sulit untuk dihindari, jadi sebaiknya menunggu hingga waktu berbuka untuk berenang.

8. Keluar dari agama islam dan memeluk agama lain (murtad)

Murtad merupakan hal yang dapat membatalkan puasa secara mutlak.

Sebagaimana yang diketahui, murtad merupakan hal yang membuat seseorang keluar dari agama Islam.

(TribunStyle/Putri , Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Perbuatan yang Menghapus Pahala Puasa dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved