Satpol PP Kota Bandung Siagakan 718 Personel Pastikan Lebaran Aman, Warga yang Mudik Diminta Lapor

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung siagakan sebanyak 718 petugas di daerah keramaian saat Hari Raya Idul Fitri 1433 H.

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI Petugas Satpol PP Kota Bandung di kawasan Alun-alun Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung siagakan sebanyak 718 petugas di daerah keramaian saat Hari Raya Idul Fitri 1433 H.

Menurut Sekretaris Satpol PP Kota Bandung, Slamet Agus Prayono, petugas Satpol PP akan berjaga di sejumlah titik keramaian, di antaranya di Alun-alun Bandung, Jalan Dalem Kaum dan Jalan Asia Afrika.

"Kami sudah siagakan petugas. Semua demi lebaran aman dan nyaman untuk kita semua," ujar Agus saat Bandung Menjawab di Taman Dewi Sartika, Rabu (27/4).

Untuk mencegah terjadinya kerumunan di Alun-alun Bandung, pihaknya akan membatasi kunjungan sebanyak 100 orang.

Selain itu, Satpol PP juga menyiagakan 104 petugas linmas untuk mengurai kemacetan, kerumunan dan ketertiban di sejumlah pasar tradisional dan pasar kaget.

Menurutnya, Satpol PP juga menugaskan mojang PHL Linmas dan PHL Satpol PP untuk mengedukasi dan memantau taman-taman di Kota Bandung.

"Kami akan bagikan masker dan akan melakukan woro-woro kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," ujarnya.

Untuk keamanan dan ketertiban di wilayah pemukiman masyarakat saat Lebaran, pihaknya akan berpatroli keliling bersama dengan unsur kewilayahan.

Di luar itu, Agus mengimbau bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman agar melapor kepada pengurus RT dan RW setempat.

"Segera lapor, agar rumahnya terdata dan akan dilakukan pengamanan oleh aparat setempat," kata dia.

Tak lupa ia juga mengingatkan, sebelum berangkat pastikan untuk mencabut regulator gas, sambungan listrik untuk dikurangi, dan mengamankan barang barang berharga.

"Semoga mudik tahun ini, kita semua diberikan keselamatan dan kesehatan," harapnya.

Agus mengingatkan, pengunjung jangan lengah karena di tempat keramaian banyak copet. 

"Tetap waspada, saar antri barcode Peduli lindungi copet memanfaatkan situasi," sudah ada korban," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved