Diskusi Akademik Kompetensi Pengelola Kearsipan

Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022)

Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022) 

TRIBUNJABAR.ID - Arsiparis merupakan sebutan bagi seseorang yang memiliki kompetensi khususnya dalam bidang kearsipan. Nah, lantas apa saja kompetensi seorang arsiparis? Arsiparis/pengelola kearsipan dapat memperoleh kompetensi melalui pendidikan formal maupun non formal. Lembaga pendidikan formal penyelenggara program studi kearsipan, contohnya Universitas Terbuka (UT) dan Universitas Padjajaran (Unpad). Prodi Kearsipan UT mulai didirikan pada tahun 2007 dengan akreditasi A sedangkan Prodi Kearsipan Digital Unpad didirikan pada tahun 2019 dengan akreditasi Baik.

Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022)
Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022)

Selasa (26/4/2022) kedua program studi melaksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi. Diskusi dihadiri oleh Dr. Drs. Rahman Mulyawan, M.Si, Dewi Maharani., S.Hum., M.A, Wijayanti., S.IP., M.Ikom,. Wijayanti menegaskan bahwa mahasiswa D4 banyak belajar teori tidak bagus karena kan vokasi jadi sebaiknya lebih banyak praktek. Kegiatan diskusi semakin menarik karena adanya kontribusi dari praktisi kearsipan, Ope Destrian., SSI., M.Ikom dan Caecilia Maria IH., S.Psi serta perwakilan himpunan mahasiswa.

Dikutip dari Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Vokasi tahun 2016, vokasi dituntut untuk mampu mengidentifikasi dengan tepat kebutuhan di lingkungan kerja dan menyiapkan proses pembelajaran yang menjamin lulusannya memiliki kompetensi guna menjawab tantangan tersebut. Kompetensi vokasi kearsipan harus dapat dirancang sedemikian rupa agar terserap secara maksimal sesuai kebutuhan dunia industri (dudi). DM Rachmaningsih mengungkapkan, baik Unpad maupun UT memiliki kurikulum kekinian sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Kurikulum kekinian yang dikemas dengan seperangkat pembelajaran pendukungnya, pembelajaran teori, praktek beserta asessmennya. Vokasi Kearsipan UT sebagai pionir konsep Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) berbasis TIK dengan rancangan matakuliah kekinian pendukung digitalisasi arsip. Di pihak lain, Unpad memproklamirkan diri dengan matakuliah andalan yang fokus pada kompetensi Vokasi Kearsipan Digital.

Perwakilan mahasiswa menyampaikan kondisi awal pandemi kegiatan blanded tidak berjalan, pembelajaran full online sehingga banyak tugas. Selalu ada kendala dalam pembelajaran, sehingga perlu dicarikan solusi. “Tahun ini sudah ada kesepakatan dari pihak Rektorat setelah UTS untuk blanded bagi mahasiswa kearsipan Unpad” ujar Rahman Mulyawan dan DM Rachmaningsih menyampaikan bahwa mahasiswa kearsipan UT yang tersebar difasilitasi oleh masing-masing UPBJJ setempat untuk TUWEB (tutorial webinar)/TTM (tutorial tatap muka) maupun Praktek/Praton.

Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022)
Program studi kearsipan UT dan Unpad laksanakan diskusi terkait kompetensi kearsipan khususnya dalam tataran vokasi pada Selasa (26/4/2022) 

“Intinya bahwa konsep pendidikan di kearsipan digital untuk memenuhi filosofis keilmuan, dimulai dari epistemologi, pengetahuan yang disampaikan ke mahasiswa kemudian masuk ke ontologinya, bagaimana sikap, empati terhadap yang menjadi pekerjaaannya dan berujung di aksiologi.” ujar Rahman Mulyawan di akhir diskusi akademik. Filosofis keilmuan harus dijadikan landasan dalam menyusun kompetensi pengelola kearsipan.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved